CerpenSex

Cerpen sex versi Indonesia

Relik

Comments Off on Relik

girl

CerpenSexsuatu tempat di belahan dunia ini

Langit dengan bangga memperlihatkan bintang bintang gemerlap . Sinar bulan purnama dengan sempurna menyinari , dunia . Daerah antaberantah itu , ramai dengan beberapa manusia yang melakukan ritual .
Tabuhan tabuhan alat musik tradisional serta , nyanyian dengan bahasa yang tak jelas terdengar keras . Seorang pria duduk bersila , dan di kelilingi beberpa orang suku itu , sambil menari nari . Dari warna kulitnya , jelas terlihat pria itu , bukan penduduk daerah itu

Seorang dukun , sedang sibuk dengan tungku ramuannya , mengaduk aduk isi di dalam belanga itu . Mulutnya tak henti berkomat kamit , sambil tanganya mencampur daun daunan , akar , dan beberapa benda yang tak jelas .

Beberapa saat kemudian , dia menuangkan hasil racikannya ke dalam tempurung kelapa .
Dukun itu menghampiri pria itu , lalu menyodorkan tempurung kelapa , yang berisi ramuan itu .

Sambil tersenyum pria itu mengambilnya , meminumnya . Musik bertambah keras , para peritual itupun , menyanyi nyanyi semakin keras . Pria itu berdiri , ” ohh ..kenapa …”
Tubuhnya bergetar , kakinya terasa lemas . Pria itu merasa seperti ada sesuatu yang kuat meronta ronta di dalam tubuhnya .

Dukun itu tersenyum , para peritual bersorak sorai .

” ahhh … ahhh.. kepala saya sakit ….” tubuh pria itu pun terhuyung dan terjembrab jatuh . Pandangan matanya nanar , semakin lama semakin gelap dan gelap …

>>>

enam bulan kemudian , di suatu kota di belahan dunia ini

Cindy baru saja tiba di kampusnya , setelah mobilnya terparkir , Cindy segera turun dari mobil . Cindy tampak repot dengan tas bawaannya dan tangannya harus membawa beberapa buah map . Baru lima langkah , Cindy harus menghentikan langkahnya , pak Joko ketua satpam menahannya .

” anda yang bernama Cindy ? ” tanyanya .
” ya , benar ada apa pak..” jawabnya . ” ada yang hendak saya tanyakan , ayo ikut..” kata pak Joko , si kepala satpam .

Cindy pun berjalan menuju kampusnya , dia sempat melihat ada dua mobil polisi di depan kampusnya . ” ada apa ini ..” gumannya dalam hati .

” kapten Heru , ini Cindy , dia yang terakhir keluar dari kampus kemarin sore..” kata pak Joko . Polisi dengan pangkat kapten itu pun menatap Cindy dari ujung sepatu sketnya hingga ujung rambutnya .

Sambil menyodorkan tangannya pak Heru memperkenalkan diri ” saya , kapten Heru , polisi bagian invetigasi pembunuhan …” . Cindy menelan air liurnya ada apa polisi bagian pembunuhan , ingin mencarinya . Cindy pun menyambut jabatan tangan pak Heru dan menyalaminya ” ada yang bisa saya bantu pak ..” .

” ada yang saya ingin tanyakan , apa kamu kenal Dini Saputri ” tanya pak Heru . ” ya , dia teman baik saya , ada apa pak ..” tanya Cindy .

Pak Heru menarik nafasnya ” Dini terbunuh semalam ….” .
Tubuh Cindy terasa lemas ” a.. apa….” . Pak Heru pun menjelaskan , temannya Dini tewas mengenaskan di dalam toilet di kampus itu .

Tubuhnya di temukan terbujur kaku , tanpa sehelai benangpun . Tidak ada memar atau luka di tubuh bagian lain , kecuali di vaginannya , yang memar dan terdapat luka terbuka yang cukup serius .

Cindy , hanya diam , matanya tampak berair . ” kemarin , kami masih ngobrol , hingga sore , saya sempat menawarinya untuk ikut , ta..ta tapi Dini menolak ,dia bilang hendak pulang sendiri saja , kerena ingin ke mini market untuk belanja dulu …”

” apa Dini punya musuh di kampus ini ..” tanya pak Heru . Cindy mengeleng ,” Dini , tidak pandai bergaul , dia kuper , tapi dia tak punya musuh … saya yakin itu , Dini anaknya baik ..” .

Pernyatan cindy , juga di kuatkan dengan para dosen yang mengenal Dini , mahasiswi yang malang itu .Berbagai pertanyaan di lontarkan kapten Heru , dan Cindy menjawab sebisanya .

Interogasi pun selesai , pak Heru minta diri , dan berjanji akan menuntaskan kasus ini .
” tolong … tolong tangkap pelakunya pak .. ” ujar cindy di sela isak tangisnya .

>>>

Heru , si polisi sempat membuka kain putih yang menutupi tubuh kaku Dini , di ruang mayat , rumah sakit polisi itu . Menatap wajah Dini , yang masih terlihat cantik , walaupun sudah di tinggalkan oleh jiwanya .

Hidungnya mancung , bibirnya yang munggil , matanya terbuka lebar , dengan bola mata yang besar . Heru bisa merasakan kepanikan yang di alami Dini , bulu kudunya merinding , merasakan sesuatu yang sangat menakutkan telah di alami gadis malang ini .

Banyak kasus pembunuhan yang di tangani Heru , tapi dia merasakan sesuatu yang lain , yang terjadi pada Dini .

” ehmm … ” terdengar suara dr. Yuli , yang akan menjalani visum . ” siang dokter , apa kabar ..” sapa Heru .

” siang juga kapten , wow gadis cantik yang malang ..” kata dokter Yuli saat melihat wajah Dini , dan segera membuka kain putih yang menutupi tubuh gadis itu . Sambil melihat data gadis itu , dr Yuli berkata ” hmm , nama Dini Saputri , umur 20 tahun , kasus pembunuhan no k 2321 fd 3h ” .

” oke kita langsung aja ya ..” kata dr Yuli . Mulailah dr Yuli melakukan outopsi , ” tubuhnya mulus ya kapten ..” ujar dr Yuli . ” ya , saya bisa lihat itu , mulus sekali ” jawab Heru . Dr Yuli menatap , kapten Heru , ” maksud saya , di tubuhnya tak ada luka ataupun memar ” . ” ya ..saya tahu itu …” jawab Heru .

” artinya tak terjadi , tindak kekerasan , tapi di vaginanya terdapat luka terbuka yang serius , tidak ada sperma yang tercecer sebagai bukti kuat perkosaan , liang vaginanya robek sebesar 5.5 cm , juga terdapat luka di liang senggamanya ..” ujar dr Yuli sambil terus memeriksa keadaan mayat muda itu .

” sepanjang liang senggamanya terdapat luka yang berbentuk lubang lubang .. hmm ..aneh…” ujarnya . ” maksudnya dok ..? ” tanya Heru , tapi tak dijawab dr Yuli yang terus melakukan pemeriksaan .

“Luka hingga ke rahimnya , bahkan kantung kemihnya juga rusak , terdapat robek yang cukup serius … ” ujar dr Yuli meneruskan .

” maksudnya dokter ….? ” Tanya Heru . ” gadis ini mengalami trauma luar biasa , saya rasa , tak satupun penis di dunia ini yang bisa membuat luka seperti ini .. ” kata dr Yuli .

” maksud dokter , penjahat itu mengunakan alat , untuk merusak vaginanya …” ujar Heru
” bisa di bilang begitu , tapi alat apa , yang bisa membuat dinding liang senggama bolong bolong …” ujar dr Yuli sambil bertanya . Heru diam , memikirkan kasus yang sedang di hadapinya .

” kapten saya rasa , pembunuhnya bukan orang sembarangan , atau mahasiswa , seperti yang kapten duga ” ujar dr Yuli . ” kasus yang aneh … ” guman Heru .

” korban , meninggal karena kehabisan darah , karena jantung berhenti memompa karena tak ada darah , dan otak langsung shutdown , yang meyebabkan kematian ..” ujar dr Yuli.

” kehabisan darah ? ” ujar Heru , yang seingat dia tak ada darah tercecer di TKP , hanya ada sedikit darah di vagina Dini .

” dokter , kemana darahnya ? , di TKP tak ada darah yang tercecer , lihat ini foto yang di ambil di TKP …” kata Heru , sambil memperlihatkan foto foto Dini , di TKP .

dr Yuli melihat foto foto Dini itu , sambil menarik nafasnya dia berkata ” anda yang menjadi polisi , tugas anda yang mencari kemana darah itu , tugas saya telah selesai , ini laporannya …”

>>>

Gadis itu berjalan tergesa gesa masuk ke dalam toilet , lalu meletakan tas ranselnya , setelah mengunci pintu toilet itu , Perlahan melepas kancing celana blue jeannya , sebatas lutut , lalu membuka celana dalamnya dengan warna pink , ada motif bunga bunga kecil di celana dalamnya .

Lalu dia duduk di atas kloset itu , terdengar gemericik air seni yang keluar dari vaginannya . Beberapa saaat kemudian , terdengar jerit gadis itu dengan keras …” ahhhh…tolong tolong…..” lalu tiba tiba tubuhnya menjadi lemas , dan mulutnya seakan terkunci .

Bayangan besar menyeret tubuh gadis itu meletakan di atas lantai toilet itu yang dingin . Baju gadis itu terbuka , juga bra pink , yang memiliki warna dan motif yang sama , pink dengan bunga bunga kecil .

Lalu bayangan hitam besar itu menjilati putting susu gadis itu , mulutnya terkunci , tapi tubuhnya tetap bergerak , walaupun lemas , melakukan penolakan . Jantung gadis itu berdegup kencang , tak beraturan .

Puas dengan menjilati buah dada gadis itu , bayangan hitam itu , mulai mendorong penisnya yang tampak besar , satu dorongan kuat , membelakan mata gadis itu . Tubuhnya mengejang , setiap penis besar itu mendesak keras vaginanya .

Tangan gadis itu mendorong tubuh bayangan itu , tapi tak ada arti . Air mata gadis itu berlinang , untuk beberapa saat bayangan hitam itu menikmati tubuh gadis malang itu , terdengar deru nafas bayangan hitam itu , suaranya mendengus bagai monster .

Beberapa saat kemudian , mata gadis itu mendelik , seakan akan mau keluar dari tempatnya . Tubuh bayangan hitam itu berhenti bergerak . Penisnya diam beberapa saat dalam vagina gadis itu , lalu secara tiba tiba bayangan gelap itu raib .

Mulut gadis terbuka , tangannya mengapai gapai , ” to…tolong…. tolong….” .
” Dini …… Dini….. ” teriak Heru , berusaha mengapai tangan Dini , tapi tak berhasil , seakan akan , ada dinding tranparant yang memisahkan mereka .

” to… tolong…. sa… sa… saya…. ” nafas Dini pun terputus .

Keringat membasahi tubuh kapten Heru , ” astaga , mimpi apa yang saya alami ..” .
Otak Heru berusaha mereplay , mimpi yang di alaminya begitu nyata . Seakan dia ada di TKP , sejak awal kejadian itu .

>>>

” tolong ambilkan barang bukti kasus pembunuhan Dini ..” pinta kapten Heru pada anak buahnya . Setelah barang bukti tiba , kapten Heru melihat dengan seksama , celana panjang blue jean , Tshit kuning , bra dengan warna pink dengan motif bunga bunga ..
Tapi tak di temukan celana dalamnya . ” apa cuma ini barang buktinya ? ” tanya kapten Heru . ” ya , pak ..” jawab anak buahnya . ” tidak ada celana dalamnya …” ujar kapten Heru . ” hanya itu yang kami temukan di TKP ..” kata anak buahnya .

Kapten Heru memeriksa lagi tas ransel milik almarhum , tak ada yang berguna , tak ada relevansinya , hanya buku buku , dan catatan pelajaran di kampusnya .Tak di temukan uang atau identitas diri .

” apa mungkin mahasiswi seusia Dini , tak membawa KTP , atau uang , seharusnya Dini membawa uang , karena menurut cerita Cindy , Dini akan ke mini market “
” kemana celana dalamnya … apa penjahat itu mengambilnya ? ” Pertanyaan itu memenuhi kepala kapten Heru .

” uang hilang , KTP , dan celana dalam tak di temukan … jangan jangan saya berurusan dengan pembunuh maniak , perampok ….atau…” ujarnya dalam hati .

Tak mau mengambil resiko , dan bertekat menuntaskan kasus ini , segera kapten Heru , mengutus dua anak buah kepercayaannya , untuk mengawasi kampus itu .

>>>

Cindy tengah duduk di cafetaria di kampusnya , sambil membolak balik majalah wanita . Dari wajahnya masih tampak kesedihan yang mendalam .

Tepat di sebelah meja Cindy , ada tiga cewek cewek cantik dan seksi . Di kampus , mereka terkenal dengan ke angkuhannya , dan sifatnya yang seronok .

” eh lihat tuh si Cindy , bete banget mukanya …” ujar Intan gadis cantik dengan rambut di tonning warta pirang . ” kan lesbinya baru mati , jadi gitu deh…” ujar Leni temannya . Jenni juga ikut menimpali dengan kata kata sinis , mereka pun tertawa tawa .

” eh ,ngapain sih loe pada , ngusilin orang aja ..” kata Lukas , pacar Intan itu , yang datang belangkangan . Ketiga gadis itu diam . ” udah , In , ayo ikut saya , dan loe orang bubar ….” Kata Lukas .

Intan pun beranjak , dan mengikuti Lukas kekasihnya , dan meninggalkann teman temannya yang masih duduk di cafetaria itu .

Hari sudah pukul 3.00 sore , sebagian mahasiswa sudah meninggalkann kampus . Mereka pun duduk di Balkon lantai tiga kampusnya . ” ngapain sih di sini Kas ..?” tanya Intan .
” ya , pacaran dong …”jawab Lukas , mencium pacarnya . Intan mencubit Lukas , ” genit banget kamu ya..” .

Lukas pun terus melakukan deep kiss pada Intan , sambil tangannya meraba raba buah dada milik Intan , yang berada di balik kemejanya . Tangan lukas pun mulai merabai paha mulus Intan .

Tapi tak lama , Intan segera menepis tangan Lukas ” ah udah ah , kamu bikin saya Horny ..” ujarnya . Lukas tersenyum , dan intan berdiri . ” mau kemana , say ? ” lukas bertanya dengan mesra ke kekasihnya itu . Intan berbisik manja , ” mau ke toilet , basah nih ..” .

Intan segera berjalan , dan Lukas pun mengikutinya , tiba di depan pintu ruang kelas , Lukas menarik Intan masuk . ” ih , mo ngapain sih ..tar kelihatan orang ..” kata Intan protes .

Sambil menutup pintu kelas dengan kakinya Lukas memeluk tubuh Intan yang sexy , lalu melakukan ciuman di bibir sang kekasih . Kembali mereka bercumbu di ruang kelas itu , ini bukan yang pertama , mereka sering melakukannya di sana , juga beberapa orang temannya , melakukan hal mesum di sana .

Intan duduk di atas meja , sambil membuka kancing kemejanya , dengan masih mengenakan kemejanya , Intan menarik bra hitamnya ke atas , sehingga buah dada 34b miliknya terpampang di depan wajah kekasihnya . ” Kas , isepin dong pentilnya ..” begitu Intan merengek mesra kepada pacarnya .

Bagai bayi besar , Lukas mengenyot putting susu Intan ,” ashh….ahh…ashh …” .
Tangan Lukas merabai paha mulus Iintan , dan secara reflek gadis itu membuka lebar kedua kakinya . Tangan Lukas terus maju , hingga meraba selangkangan celana dalam hitam gadis itu .

” ahhh …ahh..Lukas…saya jadi nafsu nih ..” ceracau Intan . Tangan Lukas terus mengusap usap selangkangan celana dalam Intan , lalu mulai menyelipkan jarinya di balik selangkang celana dalamnya . Terasa vagina pacarnya telah basah .

Lepas dari putting susu Intan , lidah Lukas turun kebawah , menyibak celana dalam Intan ke samping , dan mulai menjilati vagina Intan yang basah , dengan sedikit bulu di atasnya . tubuh Intan mengelijing , .dan terus mendesah desah dalam birahinya .

Setelah beberapa saat , Intan berkata ” Lukas masukin aja , udah gatel nih ..” . Lukas pun bersiap , penisnya keluar dari balik resleting celananya . Dan mulai mengarah ke vagina kekasihnya . Mereka tidak melepas pakainnya , menurut mereka itu safe quick sex . Jadi mudah utk bertindak jika tiba tiba ada yang masuk .

Penis Lukas mulai menerobos vagina kekasih , dengan menyibakkan celana dalam Intan ke samping . ” ahhhh … ahh..Lukas ..” erang Intan , terus mendesah . Dengan posisi Intan duduk di atas meja , kakinya terbuka lebar , dan posisi Lukas yang bediri , menjadi leluasa . Penisnya bisa mendesak hingga penuh ke dalam laing sempit milik Intan .

” uuhhh …. Kas …ahh… terus tekan …” erang Intan sambil memegang pundak Lukas . Lukas pun terus mengoyang pantatnya , mendorong dan menarik penis keluar masuk liang keramat itu .

Kadang sambil terus bergoyang mereka beciuman , dan tangan Lukas memainkan putting susu Intan , menambah nikmat bagi Intan .

Beberapa saat kemudian , Intan mulai tak bisa menahan diri lagi , dia menjerit cukup keras , sambil memeluk tubuh kekasihnya . ” ahhh …ke keluarr …” . Lukas diam sesaat , kerena tubuhnya di peluk erat oleh Intan , setelah pelukannya mengendur , Lukas kembali melanjutkan goyangannya .

Intan kembali mendesah desah , gerakan Lukas semakin cepat dan cepat . Kini ganti Lukas yang akan segera tiba di puncak birahinya . Penisnya bergerak cepat , dan akhirnya diam , berada di posisi paling dalam di liang vagina Intan , Tubuh Lukas mengejet , di serati semburan sperma hangat dalam liang vagina Intan .

Setelah penis Lukas tercabut , kedua isan dengan beda gender itu , segera merapikan baju masing masing . ” Lukas temenin dong , mau ke toilet dulu .. ” pinta Intan . ” ah , kamu sendiri aja , saya mau kedepan dulu , nanti ketahuan orang , saya duluan ya ..” kata pacarnya itu . ” ah kamu jahat ya …” kata Intan , tapi kekasihnya itu tertawa sambil berlalu , meninggalkan ruang kelas , dan Intan sendirian .

” dasar cowok , maunya enak aja ..” umpatnya dalam hati sambil merapikan kancing bajunya . Lalu Intan berjalan ke pintu dan membuka pintu ruang kelas itu .

Jantungnya seakan berhenti berdegup , matanya mendelik ” to…. to ..” suranya tak bisa keluar dari mulutnya . Kaki Intan melangkah mundur beberapa langkah , lalu seluruh tulangnya seakan lepas .

Sosok , itu mendekat , lalu tubuh Intan ambruk jatuh di lantai . Sosok itu pun segera membuka seluruh pakainnya , dan mulai mencumbu gadis itu . Menjilati buah dadanya . tubuh lemah intan bergetar , tanpa perlawanan , tapi jantungnya berdegup keras .

Lidah sosok itu seperti ular , yang terbelah dua di tengahnya . Kepala intan bergerak kekiri dan kekanan .

Sosok itu pun membuka kedua kaki Intan dengan lebar , seakan ingin membelah tubuhnya . Air mata Intan menitik dalam ketakutannya . Sosok itu pun mengeluarkan penisnya , penis yang besar , lebih besar dari lengan Intan sendiri .

Wajah Intan memancarkan ketakutan yang amat sangat . Satu desakan kuat pada vaginanya membuat tubuhnya melengkung , dan matanya mendelik . Tangannya mengepal kuat , mencoba meninju sosok itu , tapi apa daya , tenaganya sama sekali hilang .

Sosok menyeramkan itu terus bergerak menyetubuhi gadis korbannya . Penis besarnya menyodok nyodok vagina Intan , membuatnya koyak . Setiap , desakkan membuat mata Intan mendelik , menunjukan betapa sakitnya , perlakuan sosok menyeramkan itu .

Beberapa saat berlalu , mahluk itu pun mengeram bagai monster kelaparan . Tubuhnya diam , sementara penisnya masih berada dalam tubuh Intan . Tubuh Intan mengejet , mengejang , pandangan mata Intan gelap , walaupun bola matanya mendelik , lalu jantung secara perlahan berhenti berdetak .

>>>

Jeritan keras , petugas kebersihan kampus itu , membuat beberapa orang mahasiswa yang masih tinggal , sore hari itu panik . Mereka berlari lari mendekati petugas pembersih itu Pak Joko kepala satpam kampus itu pun tergopoh gopoh naik ke lantai tiga , di ikuti dua anak buahnya .

Kejadian terulang lagi , seorang mahasiswi kembali tewas mengenaskan di kampusnya sendiri . Pak Joko segera menelpon Heru , dan melaporkan kejadian ini .

Kapten Heru dengan beberapa anak buahnya segera meluncur ke TKP . ” belum tuntas satu kasus , kini terulang kembali ” gumannya geram dalam hati .

Baca Cerita Hot lain nya di Angie 3: Budak Sex

Tiba di TKP , Heru langsung mengadakan Investigasi , dan dari saksi mata , ada yang melihat Lukas keluar dari ruang kelas itu . Heru pun menahan Lukas , yang terlihat sangat shock karena kejadian itu . Heru pun membawa Lukas , serta petugas kebersihan kampus , yang bernama Soetini itu , ke ruang Dosen di kampus itu .

Ambulan kembali mengunjungi kampus itu untuk menjemput tubuh kaku Intan .

Lukas , tanpa alasan yang berbelit belit , mengakui dia bercinta dengan Intan di ruang kelas itu . Dan keluar dari ruang kelas itu pada pukul 4.30 . Perkataan Lukas di dukung oleh teman temannya , yang memang mereka kumpul di bawah , di lapangan volly , pada pukul 4.30 sore itu .

Sementara , Soetini , atau yang dikenal mahasiswa di kampus itu dengan nama mbok Tini , menemukan tubuh kaku Intan pada pukul 5.00 sewaktu hendak membersihkan ruang kelas itu . Heru memutar keras otaknya , berarti waktu pembunuhan terjadi antara 4.30 sore hingga 5.00 sore .

” pak polisi , sesaat saya mau masuk ke ruang kelas itu , saya melihat seorang keluar dari kelas itu … ” kata mbok Tini tiba tiba .

” hmm , mbok mengenali orang gitu ..” tanya Heru . ” wajahnya gak jelas , maklum saya sudah tua , mata agak rabun , tapi wajahnya mirip pak Narto .. , dia memakai jas hitam seragam kampus ini ..” lanjut mbok Tini .

” pak Narto , maksud mbok professor Narto , dosen antropologi kampus ini ..” kata pak Yandi , dekan kampus itu , yang baru tiba atas panggilan Heru . mbok Tini mengangguk

” nanti dulu , saya minta bertemu dengan professor , itu ….” ujar Heru ..
” professor Narto ” kata pak Yandi .
” yah , saya minta bertemu dengannya ” kata Heru . ” pak Narto sudah eman bulan ini tak ada kabarnya , terakhir di ketahui dia pergi ke suatu tempat untuk mempelajari lebih lajut tentang sebuah peradaban ..” jawab pak Yandi .

Pak Yandi pun menceritakan tentang sosok Narto seorang professor , yang ahli di bidang antropolog . Beliau gemar dengan hal hal berbau mistis . Beliau mengatakan senang menyelidiki bagaimana seorang bisa berjalan di atas bara api yang menyala nyala tanpa terluka .

Pak Narto selalu mengujungi daerah daerah lain , untuk mempelajari kebudayaannya , serta gaya hidup masyaratkat di sana . Setiap ada waktu luang selalu perjalan di mulainya

Seperti yang terjadi enam bulan yang lalu saat menjelang libur panjang akhir tahun .
Dia berencana pergi ke suatu tempat , tapi dia tak mengatakan kemana .
Terakhir yang di katakan pak Narto ” tunggu saja laporannya ..” .

Heru hanya mengangguk , sambil menyimak seksama cerita pak Yandi itu .

” sssrhhtt …sssrrhhtt….kapten .. , kapten Heru monitor .. ” bunyi HT yang di genggam Heru .
” ya .. ya ..masuk ..ada apa..” tanya Heru .

” pak di lantai dua koridor kampus , ada sesuatu yang perlu bapak lihat ..” begitu kata anak buahnya melalu HT itu . Heru pun bergegas , ke lantai dua . Dua orang anak buahnya yang sedang menunggu . langsung menunjukan , kepada Heru .

” kapten , lihat itu …” seru mereka . Heru melihat sebuah dompet , dengan isinya yang tercecer di jalan koridor itu , dan sebuah celana dalam hitam di temukan juga di tempat itu .

Heru segera meminta anak buahnya unutk mengambil benda benda barang bukti itu .

>>>

Heru semakin pusing dengan kasus ini , apa lagi laporan visum Intan sama dengan Dini.
Siapa pelakunya dan apa motifnya . Otak Heru berusaha keras memecahkan teka teki ini Celana dalam korban yang pertama hilang . sedangkan korban kedua kedua tercecer di koridor kampus itu .

Apa ini perbuatan Narto , apa dia mempelajari ilmu sesat ? Tapi menurut pak Yandi , Pak Narto sudah hilang kontak selama emam bulan lebih .

” bagaimana kapten , sudah ada titik terang ..” tanya anak buahnya sambil mengantarkan secangkir kopi hangat . Heru menggelengkan kepalanya .

Heru menyeruput kopi hangat itu perlahan . ” kapten .. kapten monitor..” kembali Htnya berbunyi . Anak buahnya pun melapor , ada sesuatu yang mencurigakan di kampus itu . Heru pun kembali bergegas ke sana . Dan tiba dengan cepat , karena memang letak posnya tak terlalu jauh dari kampus itu .

>>>

mbok Tini , melaporkan melihat sosok seseorang masuk ke basement kampus itu .
Sebelum menindak lanjuti , Heru meminta konfirmasi tentang basemant itu . Dan menurut Joko kepala satpam , basement hanya sebagai ruang gudang , serta ada generator listrik , utk keadaan darurat jika listrik padam .

” jarang sekali ada orang yang masuk kedalam sana ” kata pak Joko . ” apa basement ini di kunci ..” tanya Heru . ” seharus ada gemboknya kapten ..” jawab Joko .

Tapi tak ada satu gembokpun , hanya ada grendel terbuka , yang berkarat . ” ayo kita masuk..” perintah Heru . Heru pun mengeluarkan pistol dari sarungnya yang tergantung di pinggangnya . Membuka revolvernya ,dan melihat semua lobang terisi penuh .

Dengan hati hati mereka masuk ke dalam basment yang gelap itu . Pak Joko pun menyalakan lampu di basement yang pengap itu . Tiba tiba terdengar bunyi ” prang .. ” seperti ada benda dari metal terjatuh . Heru pun bertambah yakin , ada penghuni di basement ini .

Mungkin karena lampu nyala dengan tiba tiba telah membuat penjahat itu terkejut dan menjatuhkan sesuatu benda .

Mereka pun melangkah lebih dalam , banyak di temukan bungkusan bungkusan makanan , yang membuat Heru yakin yang di dalamnya adalah manusia , yang membutuhkan makan . Semua mata terbuka lebar , menatap sekeliling arah . Basement itu di penuhi dengan peti , dan dus dus besar .

Banyak tempat utk si penjahat bersembunyi . Heru mengambil keputusan utk berpencar . Baru anak buahnya melangkah beberapa langkah , dengan tiba tiba sebuah sosok , menyerang tangan Heru , yang mengenggam pistolnya . Serangan dengan sebilah balok kayu itu cukup keras , hingga membuat pistol Heru terlempar .

Tapi sebagai seorang polisi , tentu tidak hanya di latih utk mengunakan senpi , tapi juga di bekali dengan ilmu bela diri . Secara reflek Heru menedang dan meninju sosok itu
Tubuh sosok yang mengunakan pakaian seperti jas hujan itu , jauh lebh besar di banding Heru .

Tendangan Heru tak melumpuhkannya bahkan sosok itu menjadi lebih agresif . Sosok itu menyerang Heru , dengan kekutan penuh mendorong tubuh Heru hingga jumpalitan .

Saat Heru tergeletak di lantai itu , kembali sosok itu mengambil balok kayu itu dengan hendak melancarkan serangkan ke arah kepala Heru .

Saat balok kayu itu siap di ayunkan tiba tiba ” dor..” , satu letusan keras terdengar , sebutir timah panas dengan ukuran 0, 38 inchi melesat secepat kilat memenbus pelipis sosok itu .

Tubuh sosok itu roboh , darah segar membanjiri lantai basment itu .

>>>

Pemeriksaan di lakukan , beberapa rekan Heru menyatakan kasus selesai , pelaku telah di lumpuhkan . Di dalam ruang basment itu di kumpulkan semua barang bukti . Dan tampaknya sebuah bukti memberatkannya . Dompet milik Dini , lengkap dengan KTPnya , HP milik Intan , serta celana dalam pink , dengan motif bunga .

Celana dalam itu di yakini Heru sebagai milik Dini , Yang pernah terproyeksikan dalam mimpi anehnya beberapa waktu yang lalu .

Setelah di lakukan pengecekan lebih jauh , sosok yang telah menjadi mayat itu , ternyata buronan , yang melarikan diri dari penjara , kasus , perampokan . Penjahat ini telah bertahun tahun di cari , siapa sangka dia bersembunyi di basment kampus ini .

” selamat kapten Heru , anda bisa tidur dengan pulas , kasus ini telah terpecahkan ..” begitu komentar pak Yandi dekan kampus itu , yang juga hadir malam itu . Heru hanya tersenyum , dalam hatinya .dia yakin kasus ini belum berakhir , penjahat ini hanya berada pada waktu yang salah dan tempat yang salah , pelaku yang sebenarnya belum di temukan .

>>>

Beberapa hari kemudian , kehidupan di kampus itu kembali normal , walaupun kasus itu masih jadi topik pembicaraan di antara mahasiswa di sana .Dua orang anak buah Heru masih terus berjaga , dan selalu meng up date berita berita kepada Heru .

>>>

Bebarapa hari kemudian , saat Heru hendak pulang kerumahnya , Hpnya berdering .
Rekan kerjanya meminta Heru segera ke rumah sakit .

Ada seorang gadis , yang loncat dari jendela rumahnya . Keadaanya cukup parah , tak mau bicara , dan selalu menyebut nama kapten Heru .

>>>

Heru mencoba tersenyum melihat Cindy yang terbaring di ranjang rumah sakit itu .
Ibunya dengan sedih menemani anak gadisnya itu . Kaki Cindy tampak di gips , serta ada luka goresan di wajahnya akibat terkena pecahan kaca jendela .

” kap…kap.. kapten…” suara Cindy terdengar terputus putus .. ” tenang dulu Cindy , saya disini ..” jawab Heru .

Heru bertanya apa yang telah terjadi , pada ibu Cindy . ” saya tidak tahu pak , saat itu saya dan suami saya sedang duduk di beranda rumah , tiba tiba , terdengar pecahan kaca , lalu tubuh Cindy tergeletak di taman rumah kami “

Heru menatap Cindy , mata Cindy tampak redup .

” saya tak tahu apa yang terjadi pak , tapi tak mungkin Cindy loncat dari jendela , apa lagi terjatuh , tak mungkin , karena jendela itu selalu terkunci ..” ujar ibunya sedih .

Heru mengangguk kan kepalanya , ” saya tahu ibu , ibu tenang saja ., yang penting Cindy selamat ..” Heru mencoba menghibur ibu yang separuh baya itu .

” baiklah , karena Cindy telah mendapat pertolongan , saya pamit dulu , besok saya akan datang kembali jika Cindy sudah agak kuat untuk bicara ..” kata Heru .

Tapi saat yang sama , Cindy mengenggam tangan Heru dengan kuat ” to. tolong… ja jaga sa sa saya .. hannn hannn hann tu ….. na…. naa….” Suara Cindy terdengar terputus putus dan susah unutk keluar dari mulutnya .

” hantu …. ? hantu na.. ? na..apa.. ? ” tanya Heru .

” na… na…narrr….narr…. ” hanya suara terputus putus , tak jelas yang keluar dari mulut Cindy .

” narto ..narto , dosen atropolog ..” ujar Heru mencoba menebak .

” ya…iya…iya…” jawab Cindy .

Tubuh Heru bergidik , siapa lawannya sebenarnya , apa lawan sebenarnya .

>>>

Esok harinya kondisi Cindy sudah lebih baik . Perlahan Cindy dapat menceritakan apa yang terjadi pada dirinya .

” saat saya masuk ke kamar , saya mengunci pintu , karena saya hendak ganti pakaian …” cerita Cindy . ” Saat membalikan tubuh , saya melihat dia , dia berubah .. sangat berubah , tubuhnya menjadi besar , dan penuh dengan bulu kasar , mirip gorilla ..tapi wajah nya , saya sangat kenali wajahnya “

” dia … ? siapa dia…? ” tanya Heru .

” professor Narto …” jawab Cindy .

” maksud kamu , professor Narto , berubah dari menusia biasa lalu menjadi monster , seperti gorilla ..” tanya Heru terheran mendengar cerita Cindy .

” saya tidak mengada ada , saya tidak gila , saya sadar , apa yang saya lihat ..” ujar Cindy.

” lalu , selanjut …” Heru semakin penasaran .

” saya sangat takut , ingin menjerit , tapi mulut saya terkunci , tenaga saya sepertinya hilang , saya mundur beberapa langkah , dia mendekat … saya nekad , dengan sisa tenaga saya , saya menabrak kaca jendela dan loncat kebawah …” lanjut Cindy , kemudian dia diam untuk beberapa saat .” saya tak ingat lagi , pandangan mata saya gelap , saya hanya mendengar suara ibu saya , memanggil manggil nama saya , sambil menangis..”

Heru menarik nafasnya dalam dalam , dia sendiri tak tahu harus berbuat apa .

>>>

” selamat siang kapten Heru , apa kabar ” sambut Yandi , saat Heru mengunjunginya di kantornya . Mereka bersalaman , dan Heru di persilahkan duduk .

” apa yang bisa , saya bantu ..” tanya Yandi .

” saya ingin meminta infomasi lebih lanjut tentang professor Narto ..” ucap Heru .
Pak Yandi tersenyum , ” hmm , ada apa lagi , kasus sudah di selesaikan , pembunuhnya telah tewas , apa anda masih curiga tehadap professor Narto ” .

” belum , kasus belum di tutup , semalam Cindy , salah seorang murid di kampus anda , hampir di bunuh mahluk itu , monster Narto ..” kata Heru .

Pak Yandi melepas kacamata minusnya dan menatap tajam ke arah Heru . ” saya turut prihatin atas apa yang di alami Cindy , tapi harap anda jaga bicara anda , professor Narto orang di di hormati di kampus ini , dia orang pinter dengan beberapa gelar menyertai namanya … dan dia bukan monster “

Heru menarik nafas dalam dalam , lalu menceritakan kejadian yang di alami Cindy , dan mengulangi cerita Cindy tentang Professor Narto yang berubah menjadi monster itu .

” ohh…. ” hanya kata itu yang keluar dari mulut Pak Yandi setelah mendengar cerita Heru .

” yang saya ingin tanyakan , apa pak Yandi , tahu tentang professor Narto , apa dia mempelajari ilmu sesat , bersekutu dengan setan , dan sebagainya…” tanya Heru .

” Professor Narto itu memang percaya pada hal hal gaib , tapi tidak menganutnya , dia selalu mencari hubungan gaib dengan hal hal ilmiah , dia selalu mencari hubungan antara hal gaib , dan mencoba menjelaskan secara ilmiah …” ujar pak Yandi .

” saya tidak yakin kalau dia mempelajari ilmu sesat , walaupun dia percaya ilmu ilmu seperti itu ada . Saat dia melihat ada orang yang mampu menahan sayatan pisau , yang dia pikirkan orang itu telah mengalami perubahan genetika , mereka bermutasi , mereka menjadi manusia super , itu yang Narto selalu katakan , dan dia selalu ingin tahu , kenapa ..” lanjut Yandi .

” apa mungkin professor Narto malah sekarang bermutasi , manjadi mahluk lain …” tanya Heru . ” saya kurang mengerti soal ini , dan saya tak begitu tertarik dengan hal hal seperti ini …” jawab Yandi .

Pembicaraan dengan dekan itu , tak mendapatkan hasil , yang jelas Narto atau siapa pun yang menjadi mahluk itu , harus di hentikan .

>>>

Sambil mengemudikan mobil dinasnya , Heru melirik jam tangannya , sudah pukul 10.30 malam , tubuhnya sudah merasa lelah , ingin rasanya berbaring , memejamkan mata . Namun entah kenapa , perasaannya tak enak , ada sesuatu yang memintanya utk menjenguk Cindy .

Heru pun membelokkan mobil dinasnya dan memasuki lapangan parkir di rumah sakit umum itu . Dan dia berjalan cepat unutk masuk ke kamar Cindy .

Saat Heru membuka pintu , dia melihat mahluk itu , sedang merangkak di atas tubuh Cindy yang telah di buatnya bugil itu . Melihat kedatangan Heru yang tiba tiba , mahluk itu menyeringai , wajahnya memang wajah manusia , tapi memiliki taring seperti hewan buas , dan tubuhnya dipenuh dengan bulu bulu kasar , dan penisnya yang benar benar besar itu . kini Heru menyaksikannya sendiri.

Heru sempat shock sesaat , namun insting polisinya langsung bekerja , mencabut pistol di pinggangnya , lalu langsung memembaknya . ” dor …dor… ” dua letusan terdengar keras , peluru itu mengenai mahluk itu , tapi tak ada arti .

Mahluk itu melompat dan menyerang Heru , hingga terpental , keluar kamar itu . Tangan besar mahluk itu mengangkat , siap unutk mengayun , dari ujung ujung jarinya keluar kuku kuku yang runcing .

” dor ..dor… ” dua letusan senjata api terdengar kembali , membuat mahluk itu mengagalkan serangnnya . Untung bagi Heru , dia sempat menyelamat diri . Mahluk itu pun balik menyerang anak buah Heru .

Melompat secepat kilat , seperti srigala , dan mencoba menerkam anak buah Heru . Tapi dia sempat menghindar , dan lari . Mahluk itu mengejarnya .

Heru mencari senjatanya yang terpental , lalu mengejarnya . Di depan pintu rumah sakit itu , telah banyak orang berkumpul karena panik . Anak buah Heru terkapar , bersimbah darah , sedang mahluk itu hilang entah kemana .

Untung saja kejadiannya di depan rumah sakit , jadi anak buah Heru , bisa cepat di selamatkan .

>>>

Malam itu keberuntungan masih menyertai Cindy ,. Tapi apakah penyerangan akan berhenti ?

Setelah keadaan kembali terkendali , Heru memerintahkan dua anak buahnya berjaga di kamar tidur Cindy . ” awasi dia jangan sampai lengah ” begitu perintah kapten Heru .

Heru keluar utk mengisi perutnya yang sudah keroncongan itu , malam itu cuaca agak mendung , daerah sekitar tempat parkir itu agak gelap , Saat Heru berjalan ke arah mobil dinasnya terpakir , mata Heru menangkap sosok yang di kenalnya .

Walau dalam keadaan agak gelap , tapi dia bisa mengenali orang itu . Tidak hanya dari wajahnya , tapi gerak gerik , ciri ciri , dan gaya berjalannya . Semua ini telah di pelajarinya selama Heru menimba ilmu di akademi kepolisian yang telah dia lewati itu .

” hmmm … apa yang di lakukannya , malam malam berada di rumah sakit ini ..” ujarnya.

Saat mobilnya mulai bergerak , Heru pun menghafal no kendaraannya . Malam itu berlalu , dengan cepat , tak ada kejadian aneh , selepas peristiwa itu . Hanya Cindy yang kembali di dera truma .

>>>

” sersan Benny ..” panggil Heru , yang baru saja tiba di kantornya . ” siap pak..” jawab anak buahnya . ” coba kamu selidiki orang ini , dia seperti mencurigakan , kamu buntuti , cari tau di mana rumahnya , kemana saja dia , dengan siapa dia berhubungan , catat semau dan laporkan pada saya ..” perintah Heru . ” siap pak , laksanakan …” jawab anak buahnya sambil melihat foto orang yang di curigainya .

Heru masih berkutat , dengan teka teki itu , msuh sudah jelas , dan Heru pernah berhadapan langsung . Tapi bagaimana menangkap mahluk itu , dimana dia bersembunyi.

Sambil membaca file file kasus yang tengah di hadapinya , tangan Heru mengaduk aduk kopi panas yang tersaji di mejanya .

>>>

HP Heru bergetar , dia melihat di layarnya , unknown , Heru pun menerima panggilan itu .

” hallo ..dengan kapten Heru ..” suara itu begitu lembut terdengar .
” ya , siapa ini ya..?” tanya Heru .
” saya Leni , teman Intan … yang tewas di kampus itu pak ..” ujar gadis itu .
” ya , ada yang bisa saya bantu ..?” tanya Heru .

” semalam , saya , saya melihat mahluk yang seram .. di rumah saya ..” kata Leni .
” oh , mahluk seram …” ujar Heru .

” iyah , mahluk seram , yang membunuh Dini dan Intan teman saya ..” kata Leni .

Dahi Heru mengenyit ” lalu ..” ujar Heru .
” saya minta tolong , apa bapak bisa ke mari utk mengecek keadaan rumah saya ..” pinta Leni .

Setelah mencatat alamat Leni , Heru menyiapkan dirinya , dia membawa dua buah pistol satu di pangganya , dan satu di selipkan di kakinya . Pistolnya terisi penuh .

>>>

Heru tiba di rumah , Leni , rumah itu tampak sepi , dan besar . Heru menekan tombol bel , yang terletak di pagar besi depan pekarangan rumah itu . Leni pun keluar menyambut Heru . Leni berpakaian yang begitu sexy , bajunya pendek , mempelihatkan perutnya yang singset , dan roknya yang begitu mini , yang hanya pass menutupi bongkahan pantatnya .

Heru pun masuk kedalam rumah Leni , dan duduk di sofa ruang tamu itu . ” silakan duduk dulu pak saya ambilkan minum yah ..” ujar Leni . Mata Heru , melihat sekeliling ruang itu , banyak benda benda artefak di ruang itu . Banyak patung yang bertentuk aneh aneh .

Tak lama Leni kembali dengan baki yang berisi gelas , dengan sirop lengkap dengan es batu . Leni pun duduk berseberangan dengan Heru . Rok yang di kenakanya mini , sehingga dengan mudah mata Heru bisa menatap celana dalam putih yang di kenakan Leni. ” walau polisi , saya juga manusia ..” ujarnya dalam hati .

” oke , Leni coba ceritakan , tentang mahluk seram itu …” pinta Heru .

” semalam saya melihat mahluk seram itu di sana ” cerita Leni sambil menunjuk ruang makan di rumah itu . ” lalu mahluk itu mendekati saya , saya di telanjangi , lalu kaki saya di buka lebar seperti ini ” lalu Leni meperagakannya , dia berbaring di sofa , lalu membuka lebar kakinya .

Dahi Heru pun kembali mengenyit .

Lalu Leni membuka bajunya ,tanpa malu malu dan dia sama sekali tak mengenakan Bra . Buah dadanya yang begitu ramun mencuat keluar seperti ingin pamer di depan Heru .

” eh , Leni apa yang kamu lakukan …” tanya Heru .

” lalu pak , mahluk itu menjilati buah dada saya , putting susu saya di isep isepnya ..” ujar Leni, sambil memainkan sendiri putting susunya . ” saya merasa nikmat pak .. ahh shhh …ahh,…” ujar Leni seperti melakukan masturbasi .

Perlahan Leni membuka rok mini dengan celana dalam putihnya . Tubuh Leni bugil dan berbaring di sofa kulit yang lebar itu .CerpenSex

” Leni , kamu mau apa ..” tanya Heru .

Leni tak menjawab , dia malah melakukan masturbasi dengan memainkan vaginanya sendiri . ” mahluk seram itu kemudian memperkosa saya , ahhh… ah… nikmat sekali rasanya … ” . Leni memasukkan jarinya sendiri ke liang vaginanya .

Mata Heru terus menatap perbuatan Leni , seperti yang dipikirkannya , Heru juga seorang manusia , lelaki normal . Mata Heru terus memperhatikan jari jari Leni yang keluar masuk vagiannya sendiri . Vagina Leni tampak basah kerena gadis itu birahi . Vaginanya terlihat indah dengan sedikit bulu di bukitnya .

” ahhh ..ahh.. enak ..enak sekali … pak , mau coba m*m*k saya , ohh gatel banget nih …..” desah desah Leni , yang mengajak Heru untuk bercinta .

Heru tersenyum , menatap Leni , mencoba menduga duga , peran apa yang di mainkan Leni .

” ahhh…ahh..gak tahan ..gatel ..saya mau keluar….” Erang Leni , lalu tubuhnya mengejet. Jari Leni lepas dari liang vaginanya yang terlihat jelas oleh mata Heru , vaginanya basah sekali . Yang Artinya Leni benar benar birahi .

Nafas Leni berderu , dia diam sepertinya lemas setelah oragasme .

HP Heru , bergetar kembali , rupanya panggilan itu dari anak buahnya . Laporan yang mengejutkan Heru , alamat rumah orang yang di curigai Heru , adalah rumah yang sedang di kunjunginya sekarang ini .

Heru pun minta kepada anak buahnya unutk membawa , seluruh personil yang ada dan bergerak ke alamat itu .

>>>

” oke… , Leni apa hubungan kamu dengan pak Yandi .. ” tanya Heru . Lani diam , seakan tak mendengar ucapan Heru . ” Lani ….. ” Heru memanggil namanya setelah beberapa saat Lani terdiam .

” tak ada hubungan apa apa , cuma sekedar dosen dan muridnya …” suara pak Yandi terdengar , lalu dia keluar dari balik pintu sebuah kamar , berjalan ke arah Leni yang tergeletak di sofa , meremas buah dadanya yang ranum .

Jari Dekan kampus itu , mencolok vagina Leni yang basah , lalu jarinya di kulumnya sendiri . Vagina yang bagus , ” anda tak mau mencobanya , kapten “

” oh , anda disini rupanya …” ujar Heru .

” anda cukup gigih sebagai seorang polisi , sayang kalau hidup anda harus berakhir disini…” ucap pak Yandi , dengan arogan .

Heru tersenyum , ” umur orang tak ada yang tahu , tapi saya tak mengerti , apa hubungan anda dengan pak Narto , juga dengan semua ini …”

” hmm , baiklah , kamu ingin tahu , seperti yang saya katakan Narto suka dengan hal hal gaib , begitu juga dengan saya , semua expedisi yang di lakukannya , atas dana dari saya , terakhir , Narto ke sebuah tempat , yang mana dia berubah menjadi monster ..” kata Yandi bercerita .

” masyarakat primitif di daerah itu meramu tumbuhan , yang bisa merubah mahluk hidup , manusia ataupun hewan , menjadi monster , mereka mengunakan mahluk ciptaanya untuk menjadi tentara perang , melawan musuh musuh mereka . mereka menjadi kuat dan tak pernah kalah …”

” tapi mahluk itu butuh makanan , mereka butuh darah , dan setelah seluruh musuhnya habis , maka monster itu , balik menyerang tuannya sendiri …” lanjut Yandi .

” oke , siapa yang menjadi tuan untuk Narto . ..” tanya Heru . ” tentu saja , saya , yang yang memegang kendali ..” jawab Yandi .

” gila , kamu sudah gila , tak waras , apa sebenarnya tujuan kamu ..” tanya Heru .
” tentu saya punya rencana , rencana sangat besar , dan kamu hanya seekor nyamuk pengganggu saja …ha..ha… ” ujar Yandi .

Heru berdiri , dan segera mencabut pistolnya , menodongkan pistol itu ke arah Yandi ” kamu , di tahan …” .

” ha… ha…ha… ” ujar Yandi , lalu secara tiba tiba muncul monster Narto , dia mengendus dan menyeringgai .

” kapten , anda sudah kenal dengan Narto kan , anda pernah merasakan tenaganya , dan pistol anda tak ada gunanya buat dia …” kata Yandi .

” pantas saja malam itu anda berada di rumah sakit itu ..” ujar Heru . ” ya .. seharusnya Cindy sudah menjadi mayat saat ini …” kata Yandi .

” kenapa , kenapa kamu mecelakai murid kamu sendiri … ? ” tanya Heru . ” itu memang maksud saya , supaya saya bisa lebih gampang menutupinya , ingat boronan yang kamu temukan di basement , itu juga piaraan saya , untuk menjadi tameng.. tapi kamu cukup hebat , mengacaukan rencana saya ..” jawab Yandi .

” maksud saya , kenapa murid wanita … ? ” Heru terus saja mengajukkan , pertanyan untuk mengulur waktu , menunggu bantuan .

” hemm , mahluk ini butuh darah , darah wanita , dia akan menghisap darah wanita itu , saat bersenggama dengan wanita korbannya … ” jawab Yandi , sambil meremas buah dada Leni , dan mencolok colok vagina gadis itu .

Leni seperti tak sadarkan diri , dia seperti pingsan .

“saat monster ini ejakulasi , dari penisnya akan keluar duri duri , dan duri duri ini seperti jarum yang menghisap darah , hingga pada wanita ini tewas ” Kata Yandi sambil tertawa tawa .

” anda gila …” bentak Heru .
” ha ha ha , perbedaan gila dan jenius itu hanya sekulit bawang ” ujar Yandi .
Yandi mencabut jarinya dari vagina Leni , lalu mencium jarinya itu ” hmmm vagina yang harum , sayang harus di rusak …..ha ha ha..” .

” baiklah biar jelas , kamu bisa menyaksikan sendiri bagaimana monster ini menghisap darah korbannya … ayo Narto , ini mainan kamu nikmati tubuhnya , nikmati darahnya …” kata Yandi

Monster Narto menyeret tubuh Leni , lalu tubuhnya yang telah bugil di letakkan di atas lantai .

Heru berpikir , gimana cara menolong gadis ini , tembakkan tak akan mampu melumpuhkan monster ini .

Pistol kembali di arahkan ke Yandi ” saya tahu mahluk ini kebal peluru , tapi saya yakin anda tidak , perintahkan mahluk itu unutk berhenti …” .

” ha ha ha , kalau saya perintahkan mahluk itu untuk menyerangmu , maka dia akan loncat dengan cepat kilat , dan membunuh kamu … kamu mau coba , saya sudah bilang saya punya remote control untuk memerintahkan mahluk ini …” kata Yandi .

Heru menurunkan pistolnya , matanya melihat mahluk itu sendang menjilati buah dada Leni , waktu semakin mendesak , apa yang harus di perbuatnya , mata Heru menyapu seluruh ruang itu . otak dan matanya bekerja simultan , ada satu benda yang mearik perhatiannya .

Heru berpikir , dia akan mencoba sepkulasi , suara letusan pistolnya akan terdengar keluar rumah itu , Heru berharap anak buahnya akan masuk menyerbu .

Heru membidik sebuah patung yang terletak dekat Yandi , patung artefak dari batu , yang berbentuk mirip monster Narto itu , tampak lain dari patung lain . Patung ini di taruh di tempat khusus , dan seperti di beri sesajen .

Heru membidik tepat , ” dor..dor … ” dua letusan pistol itu , menghancurkan patung itu

Monster itu mengaum keras , tubuhnya berguling guling , tampak seperti kesakitan .

” TIDAKKKKKK…….AHHHH … bajingan ..” jerit Yandi tiba tiba . Lalu Yandi mengambil sebilah pedang yang tergantung di dinding rumah itu , dan menyerang Heru , dengan sebilah pedang .

“Dor.. ” satu tembakkan peringatan terdengar , ” letakkan senjata , kamu telah kalah.
” tidak , saya tidak pernah kalah …. Ahhhh ……” jawab Yandi dengan murka , dan menyerang Heru .

” Dor …. ” , Heru melepaskan tembakkan ke arah kaki Yandi , dan dekan itu tersungkur jatuh . Heru segera memborgol tangan Yandi .

Anak buah kapten Heru pun masuk kedalam rumah itu .

Leni yang mulai sadar , menagis terisak isak , dan segera di tolong .

Tubuh monster Narto , berangsur angsur berubah , tubuhnya menjadi kecil dan bulu bulunya menghilang .Narto kembali manjadi manusia normal , sayang jiwanya tak tertolong .

Nasib Yandi , harus menjadi penghuni rumah tahanan , menunggu hingga waktunya di bawa ke meja hijau untuk di adili .

Cindy perlahan pulih dari traumanya , dia memilih melanjutkan kuliah di kampus lain .

Leni , tetap kuliah di kampus itu , dan sama sekali tak tahu , bagaimana dirinya bisa berada di rumah pak Yandi .

Kasus di tutup .
End .