CerpenSex

Cerpen sex versi Indonesia

The Mutations

Comments Off on The Mutations

Air-Phantila6

  • Cerita di bawah ini , hanya karangan hasil kayalan penulis yang kreatif penuh imajinasi jorok .
  • Cerita di bawah ini dilindungi undang undang Akhirat , dan di lindung Hukum karma .
  • Dilarang keras mengutip , mengcopi , menilep sebagian , apa lagi semuanya .
  • Baca dengan resiko sendiri .

CerpenSex | manusia berhasil melemahkan virus influenza . sebagian virus yang airborne ini lemah sebagain malah menjadi tambah kuat , dengan merubah struktur tubuhnya . Membentuk varian baru seperti H5NI atau yang kita kenal flue burung . Perubahan ini di kenal dengan mutation .
—————————————————————————————————————————————————————–

Gadis itu berjalan , pulang ke rumahnya setelah belajar bersama di rumah temannya .
Waktu sudah menunjukkan pukul 6.00 sore , Sebentar lagi matahari akan tenggelam sepenuhnya , dia pun berjalan cepat , ingin segera sampai di rumah .

Entah apa dan dari mana , seseorang secara tiba tiba memeluk dirinya dari belakang . Belum hilang rasa kagetnya , tiba tiba dia merasa tubuhnya terangkat , mengudara , seperti terbang sejauh beberapa puluh meter , mendarat , lalu melayang lagi .

Sesosok mahluk telah mengendong tubuhnya , lalu mahluk itu , meloncat , loncat dengan lincah dan cepat . Setiap loncatannya mencapai jarak puluhan meter . Mahluk yang tak jelas itu terus membawa tubuh gadis itu hingga menjauh dari desa itu , hingga hampir memasuki hutan , yang jarang di kunjungi penduduk desa itu .

Gadis itu meronta saat sosok itu melepaskannya . Saat itu gadis menjerit jerit histeris ” tolong … tolong…” . Tangan mahluk itu dengan segera menampar pipinya yang mulus ,
” sttt , jangan ribut , atau eloe akan gua bunuh …” .

Tak ada pilihan , walau tak jelas arah , gadis itu mencoba melarikan diri , dia lari sekencang mungkin . ” hop ” satu lompatan yang jauh dan tinggi di lakukan mahluk itu , dan mahluk itu , sudah berada di depan gadis itu , menjambak rambutnya ” sapa suruh eloe kabur…..” . ” ampun … ampun … sakit….” rintih gadis itu .

Dengan menjambak rambutnya yang panjang sepinggang itu , mahluk itu menyeratnya dan membawanya kembali ke tempatnya , tanpa peduli rasa sakit yang di alami gadis cantik itu .

Mahluk itu menyalakan beberapa buah obor yang ada di tempat itu . Suasana yang gelap di tampat itu , mulai berubah menjadi agak terang . Gadis itu bisa melihat , ada beberapa tiang kayu , sebuah gubuk bambu , yang reot . Dirinya menduga duga , ada di mana dia berada . Kini samar samar image mahluk itu tertangkap mata gadis itu .

Tubuhnya yang tinggi besar , di balut pakaian yang lusuh dan bau tak sedap , saat gadis itu menatap wajahnya , gadis itu gemetar lebih hebat , wajahnya buruk , ukuran kuping kiri dan kanan berbeda , bibirnya sumbing , gigi giginya tak beraturan , hidungnya pesek , hampir rata dengan wajahnya .

” ka ka kamu kamu……. ” kata gadis terbata bata , dengan gemetar . ” ya , ya ..Santi , eloe gak suka orang jelek , catat dan bau busuk kan…. ” kata mahluk itu . ” ka ka kamu sudah mati ..tidak ..kamu sudah mati ….” kata gadis itu .

” ha… ha ha .. , tidak .. gua tidak mati , gua tidak akan mati sebelum , menikmati tubuh eloe yang mulus itu ….” ujar mahluk itu . ” jangan ..jangan ..tolong…..tolong…” gadis itu berteriak histeris , saat tubuh seram mahluk itu mendekatinya .

” ya , menjeritlah , gua suka mendegar jeritan eloe …ha ha ha ” mahluk itu tertawa tawa . Mahluk monster Manusia yang buruk rupa itu , mulai mengelus elus pahanya , tapi Santi meronta .

” Plak ..” satu tamparan mendarat di pipi Santi ,” diam loe percuma eloe meronta , gua bunuh baru tau loe …” . Tubuh Santi gemetaran , karena rasa teror yang dalam , membuatnya tanpa terasa melepas air seninya .

Mahluk itu mnyeringai ,” eloe ngompol yah ..ha ha ha ….”

Kembali tangan kasarnya mengelus elus paha Santi yang mulus itu . Lalu ke dua kakinya di buka lebar oleh mahluk itu .

Dia menatap selangkangan , celana dalam putih milik Santi yang basah oleh pipisnya tadi . Mahluk itu mendekatkan hidungnya pada noda kuning di celana dalamnya. Mahluk itu menghirup aroma pipis gadis ABG itu, lalu melolong penuh birahi .

Lidah mahluk itu menjulur menjilati selangkangan celana dalam Santi yang basah dengan pipisnya , tubuh santi mengelijing , tapi tak berani melawan , gadis itu pasrah , membiarkan tubuhnya di sentuh mahluk monster itu .

Tak kala mahluk itu menciumi pipi lembutnya , Hidung Santi menerima aroma tak sedao , bau yang busuk , keluar dari mulut mahluk itu . Tapi apa yang bisa di lakukan gadis malang itu ,

Jantung Santi berdegup keras , saat mahluk itu merobek baju seragam sekolahnya ,dengan sekali tarik , kancing bajunya berceceran begitu saja . ” tolong , jangan lakukan ini ..” suara Santi terdengar pelan dan iba . Mahluk itu itu menyeringai dengan memperlihatkan bibir sumbingnya , dan deretan giginya yang rusak .

Tangan mahluk itu sekali lagi menarik , dan bra Santi pun terlepas , tampaklah sepasang buah dada yang montok , dengan putingnya yang memerah kecil tampak jelas . ” tolong .. jangan … Aghhhh…… ” Santi menjerit di tengah isaknya , saat mahluk itu meremas ke dua buah dadanya dengan keras . Lalu putting susunya yang kecil , di tariknya dan di plintirnya .

” Sakitt .. stop .. ampun .. jangan siksa saya sakit….” Jerit gadis itu . ” ya terus menjerit , gua suka suara merdu eloe ..” kata mahluk itu sambil terus memainkan putting susu Santi dengan kasar .

Puas dengan tangan , mahluk itu mulai menjilati dan menyedotnya kuat kuat dan penuh nafsu buah dada Santi , isak Santi terdengar lemah , mahluk itu pun menatap wajahnya yang pucat penuh rasa teror .

” tolong , jangan sakiti saya .. tolong..” iba Santi . Tangan kasar itu menjambak rambut Santi , wajahnya yang seram , mendekati wajah Santi ” DIAMM… ” bentaknya . Santi gemetar .” eloe cuma boleh berteriak kesakitan , merintih , dan menangis ngerti ..” kata mahluk itu lagi .

Mahluk itu kembali meremas remas buah dadanya , Santi hanya bisa meringis , menangis dalam kepedihan . Saat mahluk moster itu menyedot nyedot putting susunya lalu mengigitnya , Santi mengerang ” Agh , Sakit……” . Mahluk itu pun tertawa penuh nafsu .

Puas memainkan buah dada montok gadis itu , Mahluk itu pun dengan beringas merobek rok abu abunya , lalu celana dalamnya . Tubuh Santi meronta dalam keadaan bugil ” jangan ..tolong ..” teriaknya saat mahluk itu hendak membuka lebar kakinya .

Tangan mahluk itu tak segan segan , dia memuluk paha mulus Santi ” plakk , plakk ..” suara pukulan keras terdengar , di sertai jerit kesakitan Santi . Mata mahluk itu pun menatap liar , penuh nafsu ke arah vagina Santi . Vaginanya tampak kecil , dengan sedikit bulu bulu yang baru saja tumbuh .

Dengan kedua kakinya berpangku di bahu mahluk itu , dua jari mahluk itu membuka lebar vaginanya dan terlihat , klitorisnya yang kecil dengan lobang vagina memerah dan tampak masih rapat .

Santi bisa merakan lidah kasar mahluk itu , saat mahluk itu menjilati bibir vagina nya . Santi mengelijing , mahluk monster itu terus menjilati vaginanya . ” ihh …jangan..ahhh jangan…tolong..” rintih Santi .

” eloe mau gua gebuk lagi ya ” ancam mahluk itu .
” agh , tolong ampun , jangan pukul saya lagi ” iba Santi pelan .

Mahluk itu tersenyum , lalu dengan Jarinya , mahluk itu pun memainkan klitoris Santi . Di usapnya dan di tekan tekan , membuat tubuh Santi mengelijing , dan terus mendesah desah . Mahluk itu memasukkan ujung jarinya ke liang vagina Santi , Santi pun menjerit ” Aww , jangan sakit…” .

Mahluk itu benar benar menjadi nafsu , lalu mengeluarkan penis besarnya . dan penis besar yang tegang itu , di arahkan liang vagina Santi . ” jangan ..saya takut tolong…” erang Santi . Mahluk itu pun mulai mendesak , ujung penisnya mulai menekan masuk membelah liang vagina Santi . Santi pun menjerit ” SAKIT ampun , jangan.. tolong ….jangan….”

Dengan sekuat tenaga , mahluk monster itu melesakkan penis besarnya ke dalam lobang vagina Santi yang perawan itu . Santi menjerit histeris ” AHHHH. , SAKITTT ampun….” . Mahluk itu membenamkan penis besarnya di dalam vagina Santi . Merasakan denyut kehangatan vagina perawan Santi .
Santi mengejang , dan dia mengigit bibirnya , Kepalanya bergerak ke kiri dan kekanan . Mahluk secara perlahan menarik penisnya keluar , lalu menekannya lagi kuat kuat , lalu mendiamkan sebentar , Kemudian menariknya keluar
, hingga batang penisnya lepas dari liang vagina Santi .

Mahluk itu menatap vagina Santi yang terluka , Lobang vaginanya tampak membesar dan tampak ada darah yang mengalir keluar .

Mahluk itu menyeringai , penuh nafsu , lalu kembali memasukan penisnya dalam lobang vagina Santi . Sekali hentakan keras , amblas semua batang besar penisnya masuk ke lobang vagina Santi . Kembali Santi gadis SMU yang cantik itu , menjerit keras ,” AGHHH ….. ampunnn sakit ” .

Wajahnya tampak pucat , desah nafasnya terdengar keras , Tubuhnya seperti lemas , Dengan memegang pinggangnya yang ramping , Mahluk monster itu mengoyang batang penis besarnya, menyodok nyodok lobang vagina Santi .

Semakin lama goyangan mahluk itu semakin liar , tubuh Santi , juga mengeliat geliat , karena sodokkan penis monster itu .

Raut muka Santi terlihat menyedihkan , meringis ringis menahan sakit dan pedih di vaginanya. ” Ahh, ohhh, sakit , ihhh…ash….” . Suaranya terdengar lemah , begitu juga tubuhnya , Santi seperti kehabisan tenaga , menahan sakit.

Beberepa menit kemudian , mahluk itu mengejam , mahluk itu mengaum bagai siinga yang buas , penisnya di desak , dalam dalam ke vagina Santi , lalu melepas spermanya . Perlahan mahluk itu menarik penisnya , tubuh Santi mengejet , mengejang karena sakit yang dideranya .

Dari lobang vaginanya yang membengkak memar , keluar air mani yang kental , dan darah .

Selesai menikmati tubuh malang gadis itu , mahluk itu memakai kembali pakaian nya yang bau dan lusuh itu , ” Santi , sampaikan salam saya buat bapak eloe … ha ha ha ..”

Dan mahluk itu pun secara tiba tiba meloncat tinggi dan hilang di kegelapan malam , meninggalkan tubuh Santi yang kesakitan , didalam malam yang semakin gelap dan dingin .

>>>

Seseorang , nampak bersuduj di depan sebuah pusara . ” ibu , maafkan saya , yang telah melakukan dosa malam ini , mohon maafkan saya …” .

Lalu orang itu pun berjalan dengan timpang duduk di sebuah batu besar , di sebelah pusara itu .

>>>

di sebuah desa .. sepuluh tahun yang lalu …

” maaf bu , kami tidak bisa menerima anal ibu di sekolah ini , lebih baik ibu menyekolahkan anak ibu di SLB ..” kata kepala sekolah itu . ” bapak , anak saya memang terlahir cacat , wajahnya buruk , kakinya timpang , tapi dia tidak idiot , kenapa tidak boleh sekolah di sini …” kata ibu itu . ” begini saja , sekolah ini tak bisa menerima murid cacat ..” kata kepala sekolah itu .

” ibu , sudahlah , ayo kita pergi , di sini bukan tempat kita bu …” ajak anak nya .
” ini tidak adil , tidak adil ” kata ibu itu dengan emosi , lalu mereka keluar , dan meninggalkan sekolah itu .

” Tole , kalau saja bapak kamu masih hidup , tentu kita tak akan susah begini Le..” kata ibu itu . ” sudah bu , tak apa , saya sudah bahagia , hidup bersama ibu ..” ujar Tole .

Beberapa orang murid murid di luar sekolah itu , mereka menghindar , sambil menutup hidungnya jika berpapasan dengan ibu dan anak itu . ” ehmm , bau busuk..dasar monster..” kata mereka.

Penghinaan ini setiap hari di terima oleh Tole dengan dada lapang . Tole tak marah atau membalas umpatan mereka . Semua ini karena ibunya selalu menasehati unutk tidak marah , atau balas dendam . ” balas dendam itu tak akan menyelesaikan masalah , hanya akan membuat masalah baru ..” ujar ibunya .

Sehari hari Tole hanya dirumah , membantu ibunya , atau membawa dua ekor kambingnya , untuk merumput. Tole sering melihat dari jauh teman temannya yang sebaya dia bercengkrama di lapangan terbuka sekolah , sedang Tole tak bisa ikut , kadang air matanya menitik , menyesalkan nasibnya .

Kerja Tole , hanya mengembala dua ekor kambingnya , mencari rumput , kayu bakar , untuk ibunya memasak . Tole pun sering ke sawah , bermain dengan teman temannya , katak

Yah , Tole menganggap binatang ampihibi itu adalah temannya . Hanya binatang itu yang mau bermain dengan Tole . Katak katak itu , tak merasa terusik jika Tole masuk ke sawan , membelai belai mereka .

Tole tak pernah menyakiti katak katak itu , kadang toleh membawakan sisa sisa nasi unutk katak katak itu . Tole tak jijik , walaupun katak itu melompat ke wajahnya , bahkan hingga masuk ke mulutnya .

Tole tak segan menolong siapa saja , tapi yang di tolong selalu tak sudi menerima pertolongan Tole . Tole pun selalu menghindar .

Di usianya yang sudah akil balik , tentu sebagai anak lelaki , ketertarikannya terhadap lawan jenisnya tak bisa terhindar . Sering Tole duduk sambil menatap dari kejauhan , gadis gadis cantik yang bermain di pekarangan sekolahnya .

Santi salah satunya , gadis cantik , dengan kulit yang putih mulus itu , selalu mearik perhatiannya . Betapa Tole suka melihat betisnya yang raping , di bawah rok mini abu abunya .

Tat kala syawatnya meninggi , sering Tole masuk ke kamar mandi , membuka celananya , dan melakukan masturbasi , sambil membayangkan dirinya menjadi pacar Santi , dan mereka tengah bercinta .

” ibu , mari saya bantu … ” kata Tole . ” tak usah , biar ibu yang bawa , ibu mau ke sungai unutk mencuci baju dulu ya , kamu bawa saja kambing kita , kasih makan ..” kata ibunya . Tole pun menurut , dia berjalan tertatih karena kakinya pendek sebelah , membawa kambingnya unutk merumput .

Saat sedang merumput , dia melihat gadis idamannya , sedang bersepeda dengan cepat , di ikuti dua temannya di belakangnnya . ” ayo…. Ayo… cepat.. kejar aku ..” .
Dua orang temannya pun berusaha mengejar , Santi terus berusaha lebih cepat , tapi sepedanya menjadi oleng , dan gadis cantik itu terjatuh .

” aduh aduh … tolong….” rintihnya , tapi kedua temannya hanya tertawa , dan terus memacu sepedanya , meninggalkan Santi . Tole yang berada dekat tempat Santi terjatuh , berjalan menghapirinya dengan tertatih .

” hei ..minggir jelek .. bau ..pergi sana …” umpatnya . ” sa.. saya hanya ingin menolong , tak ada maksud lain..” jawab Tole . ” tak sudi , tak sudi saya di tolong monster seperti kamu .. pergi.. jangan sentuh saya ….” Bentak Santi .

Tole membalikkan badan , menjauh .

” dasar , anak pelacur … ” umpat Santi . Tole mengepalkan tangannya dan berbalik .
” apa yang kamu bilang ….? ” .

” saya bilang , kamu anal P E L A C U R … jelas , ibu kamu melayani pria pria hidung belang , makanya kamu lahir jadi monster … ” jawaban pedas , sangat pedas terlontar lencar dari mulut gadis cantik itu .

” plakkk …” satu tamparan hinggap di wajah Santi . ” kamu boleh menghina saya sesuka kamu , tapi tolong jangan hina ibu saya …” bentak Tole .

Santi memegang pipinya yang terasa panas itu , ” kamu menampar saya ..kamu tahu saya siapa , kamu tahu ayah saya siapa ? ” .

Tole tak peduli dengan ocehan Santi , dia membawa kambingnya , lalu berjalan pulang kerumahnya .

” koq , cepat pulangnya Tole … ? ” tanya ibunya . ” saya menampar Santi ..” ujar Tole .
Ibunya mengenyitkan dahinya ,” loh , kenapa , Santi ..Santi anak pak Kardi …”
Tole mengangguk , ” dia sangat kurang ajar , dia menghina ibu …” .

” Tole pak Kardi itu orang kuat di desa ini , kita bisa cilaka ..” ibunya menjadi kawatir . ” saya tak peduli , saya tak takut ..” jawab Tole . ” tak takut , ibu yang takut , ibu tak mau kehilangan kamu , seperti ayahmu ..” kata ibunya .

” kehilangan ayah , kenapa ayah , apa ayah di bunuh Kardi ? ” tanya Tole . ” eh ..tidak ayah kamu , meninggal kerena kecelakaan , ibu tak mau kehilangan kamu ..” jawab ibunya .

” ayo lebih baik kita pergi dari sini , sebelum mereka datang , dan menyiksa kamu..” kata ibunya , sambil menarik tangan Tole .

” ibu … saya tak takut …saya akan lawan mereka…” kata Tole . Tapi ibunya tetap menarik tangan Tole dan pergi meniggalkan rumah mereka ..

” itu ..itu mereka , kejar….bunuh….” teriak beberapa orang yang melihat Tole dan ibunya pergi dari rumah itu .

Ibu Tole semakin ketakutan , mereka terus berjalan dengan cepat , tapi ada daya , seorang ibu , dengan anaknya yang cacat . Sebentar saja mereka sudah tepojok . Dua orang bodyguard pak Kardi memegangan tangan Tole dengan kuat , tenaga Tole tak ada artinya di banding dua orang itu .

” bunuh monster itu ..” kata pak Kardi . ” jangan , jangan bunuh anak saya , bunuh saya saja ..” ibu Tole mencoba melindungi anaknya .

” ha ha ha .. Nur , Nur , dulu kalau kamu menerima lamaran saya , nasib kamu gak akan seperti ini ..” kata pak Kardi sambil memilin milin kumisnya . ” tapi istri bapak sudah tiga orang ..” jawab Nurhayati ibu Tole itu . ” ha ha ha … saya memang butuh banyak istri…” jawab Kardi .

 Baca Juga Cerita Hot Lain nya Di Dukun Mesum

Tangannya lalu merobek baju Nurhayati , dan menarik putus branya , wanita yang hampir berusai 40 tahun itu , menangis tersedu . ” wah , t*t* eloe masih bagus yah ….” katanya sambil meremas buah dada Nur .

Nur pun meronta , tapi apa daya , dua orang bodyguard dengan badan besar besar, bisa membuat tubuhnya tak berkutik dengan mudah .

Tole tak bisa berbuat apa apa , melihat ibunya di perlakukan tak senonoh oleh pak Kardi .
Tak sampai di situ , kain sarung yang di kenakan Nur pun di lepasnya , hingga Nur menajdi separuh bugil , kemudian celana dalamnya pun dilepasnya .

Kontan anak buah Kardi dan warga desa itu bersorak sorak , mendapat tontonan liveshow itu .
” bajingan …. bajingan …. kalian semua bajingan ….” Teriak Tole dengan murka . Tapi mereka hanya tertawa tawa …” ha ..ha..ha.. , baru tau eloe gua bajingan …”

Seluruh penduduk desa itu hanya bersorak sorak mengelu elukan pak Kardi , tak ada seorangpun yang membela mereka , bahkan terus meneriakkan yel yel yang menambah panas suasana . ” ayo siksa , ayo bunuh… bunuh monster itu … bunuh keluarga monster itu…”

Tubuh wanita setengah tua itu pun jadi bual bualan mereka . Jari jari pak Kardi , mencolok colok liang vagina Nur , membuat tubuhnya bergetar . ” jangan …jangan ..saya malu ..ampunin kami tolong pak Kardi …” iba Nur .

Tapi pak Kardi tak peduli , tangannya terus mencolok dan mengorek liang vagina , wanita setengah tua itu , juga meremas remas buah dadanya dengan keras . Bukan ingin memberi kenikmatan , tapi ingin menyakitinya . Tubuh Nur , terus di dera rasa sakit , yang berkepanjangan .

” jangan … tolong hentikan , bunuh saya saja ..” iba Nur . ” baik ..kalau eloe memilih mati …” kata Pak Kardi dengan senyum sinis , lalu dia mendorong tubuh wanita malang itu masuk ke jurang . ” AHHHHH…….. ” jerit suara Nur , melolong …

” IBU…….. ” Tole berteriak , lalu dia meronta sekuat mungkin , dan terjun ke jurang itu, menyusul ibunya .

” gimana bos …. apa mesti di periksa … apa mereka telah mati … ? ” ujar salah seorang anak buahnya . ” gak perlu , jurang ini dalamnya 500 meter , dan di bawah sana terdapat jalur kabel listrik tegangan tinggi , jangan kata orang , nyamuk pun mati ..ha ha ha ..” kata Kardi .

” oke ..ayo bubar , dan bakar rumah gubuk mereka ..ha ha ha…” perintah Kardi .

 wanita-thailand

>>>

Lima ratus meter di dasar jurang tersebut , Tole berteriak teriak , memanggil ibunya .
” Ibu…. Ibu….. ” . Matanya berusah mencari cari ibunya , sampai akhirnya tubuh wanita yang berdarah darah di temukannya . Dia memeluk tubuh ibunya , yang telah tebujur kaku , di tinggal nyawanya itu .

” IBUUU……” teriaknya melolong bagai binatang buas yang kesakitan . Teriakkan mengema , membuat panik binatang malam yang hidup di dasar jurang itu .

Ke dua tangannya mengepal , Tole menjerit keras , karena amarah dan dendamnya membara . ” AGHHHHHHHH………” .

Tiba tiba , kabel kabel listrik tegangan tinggi yang tergantung ditiang , di atas Tole , menyambar nyambar tubuhnya , kilatan bunga api yang bersahutan terus menyengat tubuhnya . Tubuh Tole di jilat tegangan listrik ribuan volt itu .

Jantungnya tak berhenti , tapi berdegup dengan cepat , rambutnya berdiri , kepalanya mengeluarkan asap. Tole merasakan tegangan listrik itu memasuki tubuhnya , seperti sebuah battry yang di charge .

Kekuatan tubuhnya meningkat , ada suatu tenaga yang bergolak liar di dalam tubuhnya .
” aghh ..apa yang terjadi ..ada apa dengan tubuh ini…” ujar Tole .
Apa pun yang terjadi yang jelas , tubuhnya pun berubah menjadi besar . Dan Tole bisa merasakan dia memiliki tenaga yang dasyat .

Tole berdiri, mengangkat tubuh ibunya , lalu dia meloncat . Loncatan yang tidak bisa di buat oleh manusia biasa .Tole begitu energik , meloncat loncat , memanjat tebing itu , naik ke atas, membawa tubuh ibunya , hingga Tole tak terlihat lagi di malam yang gelap itu .

>>>

masa sekarang , di desa yang sama …

Suara lolongan binatang malam membuat mata Tole terbuka , dinginnya angin malam yang menerpa tubuhnya tak di rasakan lagi oleh Tole .

Hati Tole puas , dendam terbalaskan , dia ingin membuat pak Kardi tau , bagaimana jika orang yang di cintainya terluka .

Tole pun tersenyum , dia duduk bersila , sambil memejamkan matanya . Perubahan dalam tubuhnya telah membuatnya menjadi manusia yang super .

Saat dirinya dalam emosi atau amarah , maka tubuhnya akan berubah dengan cepat , menjadi besar , berubah menjadi mahluk lain . Pada saat normal Tole kembali seperti sedia kala .

Tole sering latihan unutk bisa mengatur emosinya . Jika Tole bisa mengatur emosinya , otomatis Tole bisa mengatur perubahan bentuk tubuhnya .

>>>

Pagi harinya seluruh desa gempar , anak kesayang juragan Kardi di temukan di pinggir hutan , dengan kondisi mengenaskan , tubuhnys tak berpakaian . Vaginanya terluka parah

” siapa , siapa yang berani melakukan ini padamu nak..” kata Kardi , sambil membelai putrinya yang terbaring lemah di kamarnya . “To .. Tole… ” suara Santi terdengar gemetar .

” Tole , tidak mungkin nak , Tole sudah mati , mati bersama ibunya…” kata Kardi .
” saya tidak tahu pak , tapi saya yakin saya kenal dia itu Tole..” jawab Santi . Kardi diam sambil menatap wajah anak gadisnya , yang sudah tak gadis lagi .

” pak dia Tole , saya yakin , tapi tubuhnya berubah , dia menjadi besar dan kuat dia menjadi monster yang kuat , saya di bawanya dengan meloncat loncat , saya takut pak ..takut….” kata Santi lagi .

Kardi menarik nafasanya ” baiklah , kamu istirahat dulu , biar ayah mencari monster itu…” .

Kejadian yang menimpa putrinya itu membuat Kardi murka , dia pun mengumpulkan seluruh kaki tangannya , ” dengar yah , eloe orang cari tuh , siapa yang memperkosa anak gua ..” .

” maaf , Bos , tapi saya rasa kalau orang dari desa kita , tidak ada yang berani , mungkin dari desa lain pak..” ujar salah seorang anak buahnya . ” gua gak peduli , dari desa mana , orang atau monster , pokoknya eloe orang tangkep , bawa ke mari … ngerti..” Kardi berkata dengan suara keras .

Anak buahnya pun melakukan perintah bosnya , mereka berpencar , untuk menyelidiki , siapa gerangan pemerkosa putri bosnya itu .

Malam harinya mereka juga berpatroli , menjaga kampung itu .

>>>

Matahari mulai tenggelam , membuat desa itu menjadi gelap . Udara mulai menjadi dingin , suatu sosok bayang , meloncat tinggi , melewati beberapa orang yang sedang berjaga di bawahnya . Sosok itu kemudian , mendarat dengan ringan di atas atap sebuah rumah besar .

” eh , tadi apa yah , kayaknya ada yang lewat di atas kita …” kata baodyguard pak Kardi . ” paling juga burung , napa eloe takut , gak punya nyali loe..” jawab yang lain .
” engak gua yakin ada yang lewat di atas kita ..” bantah temannya . ” apa yang lewat , yang gua rasa gerimis nih , ayo neduh di pos , bentar lagi hujan nih ..” ajak temannya .

Sementara , Tole mengawasi gerak gerik bodyguard Kardi yang tengah ronda , malam hari itu .

Perlahan Tole membuka genting di atas atap itu di tengah hujan rintik , dia membuka beberapa buah genting, sehingga tubuhnya bisa masuk ke dalam rumah besar itu . Dalam rumah besar besar itu , Tole mengendap endap , melewati beberapa ruang, hingga tiba di depan pintu sebuah kamar .

Tole perlahan membuka pintu kamar itu , dan dia melihat seorang gadis sedang tertidur , mengenakan daster putih . Sebagian daster itu tersingkap ke atas , memperlihatkan ke mulusan pahanya .

Gadis itu adalah Dewi , dia putri kepala sekolah , yang pernah menolak Tole unutk belajar di sekolahnya . Dewi memang cantik , dengan hidungnya yang mancung, dan kulitnya yang kuning langsat , di sekolahnya Dewi terkenal dengan ke angkuhannya .
Dia juga sangat manja .

Tole sempat diam terpana sesaat , melihat pemandangan indah itu . Lalu tanganya membekap mulut Dewi . Mata Dewi terbuka menatapnya , sinar matanya mencerminkan rasa takut yang luar biasa .

Tangannya berusaha melepaskan bekapan Tangan Tole di mulutnya , begitu juga dengan kedua kakinya yang meronta menedang nendang . “Diam. Jangan bergerak, jangan bersuara, atau elo mati.” Suara Tole terdengar bengis dan kejam.

“Kalau gua lepasin tangan gua , loe jangan teriak atau gua bunuh loe ” ancam Tole Dewi menganguk , lalu perlahan Tole melepas tangannya , Dewi terbatuk batuk , karena tercekik lehernya tadi .

Belom selesai batuk Dewi , Tole telah merobek daster tidurnnya . Tubuh Dewi terlihat langsing dan mungil, buah dadanya yang montok , langsung terlihat , karena Dewi tak memaki bra , sebuah celana dalam putih , hanya pelindung tubuhnya .

” To…… ” Dewi mencoba minta tolong , tapi Tole memberinya hadiah sebuah tamparan keras di pipinya ..” plakk …” . Dewi terisak , sambil menitikkan air mata .
” eloe mau mampus ya ..” bisik Tole di telingannya , sambil menjilat telingannya .

” aa.. ammpun ..jangan pukul …” ibanya .

Tole hanya menyeringai , lalu mengusap usap paha mulusnya , tubuh gadis cantik itu pun di buatnya gemetar , merasakan kulit tangan Tole yang kasar . Lalu tangan Tole meraba perut Dewi yang rata , dan terus meremas buah dadanya . Dewi mengeram , karena remasan yang di lakukan Tole cukup keras .

Lalu putting susu yang kemerahan itu di cubitnya dan di tarik . Dewi menjerit ” Saakitt …” . Dan “plakk …. ” lagi lagi Dewi menerima tampan dari Tole , hingga pipinya merah .

Setelah beberapa saat membuat Dewi meringis kesakitan , Lidah Tole mejilati puting susunya yang imut itu , lalu menyedotnya . Walaupun terasa sakit , Dewi tak berani lagi bersuara , dia hanya mengerang kecil , dan kedua tangannya mencengkram kasurnya menahan rasa sakit , yang di berikan Tole .CerpenSex

Puas dengan memainkan buah dadanya , Tole pun membalik tubuh Dewi hingga tengkurap di atas ranjangnnya . Tole membuka lebar kakinya , meraba raba selangkangan celana dalam putih gadis itu . Hidung Tole pun bagai binatang liar yang mengendus endus makanannya .

Menghirup aroma vagina gadis itu dalam dalam , penisnya menjadi tegang dan besar

Satu hentakan keras merobek celana dalam putih itu , bokong indah Dewi pun terlihat indah dan merangsang . Lidah Tole pun mengelus elus bongkahan daging itu. Dengan mengangkat sedikit pinggul Dewi , Tole bisa jelas melihat dua lobang rahasia Dewi .

Kedua lobang itu di jilatnya , Liang vagina Dewi tampak rapat , begitu juga lubang anusnya . Sambil menjilat , Tole juga menyedot kuat liang vagina Dewi , membuat tubuh gadis itu mengejang . Dewi merintih pelan , lalu mengigit bibirnya sendiri , untuk menahan rasa sakit .

Tole sudah terlalu nafsu unutk bermain lebih lanjut , penisnya mencuat , dan di gesekan di antara belahan pantat Dewi . Tubuh Dewi mengelijing , dia merintih pelan ” jangan lakukan itu tolong …” , Dewi tahu , sebentar lagi penis besar itu akan masuk kedalam tubuhnya , dia pun menjadi ketakutan .

Pelahan bongkahan daging itu di buka oleh dua tangan Tole . Dari jendela kamar tidur Dewi Kilat tampak di luar . Hujan pun menjadi lebat . Suara air hujan yang jatuh di genting semakin keras . Penis Tole perlahan menusuk liang vagina Dewi .
” AGHH ..sakit….” erang Dewi , yang merasakan penis itu mulai melebarkan liang vaginanya dengan paksa .

Tole menyeringai , lalu dia mendorong masuk seluruh batang penisnya dengan tiba tiba . Mata Dewi terbelak ” ADUHHH… SAKIT….. AMPUNNN …… ” jeritnya .
Tole tersenyum , sambil memukul pantatnya , ” sttt , jangan keras keras teriaknya ..” ujar Tole sambil menarik penisnya lalu mendorongnya lagi dengan kuat .

Dewi merintih rintih , vaginannya terasa panas dan perih . Penis besar itu terus mangaduk aduk liang perawan milik Dewi . sambil menitikkan air mata , menahan sakit yang mendera vaginannya . tubuhnya pun menjadi lemas .tapi siksaan yang di alaminya tak henti , Tole dengan penuh nafsu terus memperkosanya .

Vagina Dewi memar , karena tusukkan penis besar Tole , apalagi Tole memperkosa secara kasar . Dewi mendengking-dengking seperti anak a*jing yang ketakutan. ” auuu ehhh ihh perih , sudah ampun sakit …. “.

Rintihan Dewi semakin mengobarkan nafsu birahi Tole . Tole terus memperkosanya , kadang tangan Tole dengan kukunya yang runcing mencakar punggung Dewi yang mulus semata mata unutk memberikan pedih tambahan buat Dewi .

Tubuh gadis itu pun mengejang , menerima rasa sakit itu , Setiap desakan penis Tole , membuatnya tersentak . Tubuh Dewi melemah .Hampir sepuluh menit , vaginanya di obok obok, hingga Tole mengaum , melepas sperma kental dari penis besarnya .

Mata Dewi terpejam seakan-akan telah tertidur kembali, sambil menatap bagian belakang tubuh Dewi yang indah, mata Tole terarah ke vagina Dewi yang memar berdarah . Perlahan sperma kentalTole , merembes keluar dari vaginannya .
Nafas Dewi memburu , tubuhnya lemas . Rasanya dirinya tak bisa menahan sakit yang di beri kan Tole .

 Air-Phantila-for-Magazine-Thailand-March-2014_044

Tanpa sadar , dari vaginanya keluar air seni membasahi ranjangnnya . Tole tersenyum , melihat air seni yang kekuningan itu membasahi kasur itu . Perlahan nafsu birahi Tole bangkit , peninsya menjadi besar kembali .

Bungkahan pantat Dewi , dengan pahanya yang mulus , serta betis indahnya , menjadi nilai plus unutk membangkitkan birahi Tole kembali . Tole kembali mengesek gesek ujung penisnya yang kembali tegang itu .

” a ..a..ampun..sudah ..sa..sa.saya..sa..sakit… ” erang Dewi sambil tangannya mencengkram kasurnya . ” oh .. apanya yang sakit…” ledek Tole . ” ja ja..jangan a..anu a..anu ..saya sa..sa..sakit…” ujar Dewi . Tole tertawa ” ha ha ..anu anu itu apa …” tanya Tole meledek .

” me…me…meme … saya ..sa..sa. sakit…” jawab Dewi dengan rasa malu .

” oh memek eloe sakit , jangan kawatir ..gua gak memperkosa m*m*k eloe , tapi anu eloe ..” jawab Tole . Lalu Tole membalurkan ujung penisnya dengan sisa sprema yang keluar dari vagina Dewi, dan mengarahkan ke lubang anus Dewi .
Perlahan penis besar itu menyentuh anusnya .

Dewi merasakan ” ja..jangan ..jangan di situ tolong…” . Tole hanya tersenyum .
” AGHHHH …. SAKIT … ” jaritan Dewi terdengar memilukan , liang anusnya seakan robek .

Penis Tole , menembus anusnya , dengan sekali tekan . Sakit , perih , itu yang di rasakan gadis itu . Penis itu mengoyak anusnya . Sakit yang di rasa Dewi hingga ke perutnya itu . Perutnya terasa kejang dan mules .

Tapi sebaliknya Tole merasakan jepitan yang nikmat , rasa hangat , di malam yang berhujan itu .

Lima menit berlalu , anusnya terus di sodok sodok penis besar Tole , tubuh Dewi tak kuat lagi meronta , suaranya pun hilang . Hanya bunyi nafasnya berdengik , seperti orang bengek .Tole pun puas dengan tindakkan nya , Penis besarnya telah memuncratkan sperma unutk yang ke dua kali .

Mata liarnya masih menatap tubuh gadis itu yang terbaring tengkurap tak berdaya .
Kasurnya basah oleh air seni dan sperma Tole . Tangan Tole mengelus rambut Dewi , yang terbaring tak berdaya ” tubuh eloe enak banget …” ujar Tole .Dewi tak bisa bicara , tubuhnya terlalu sakit . Hanya sinar matanya yang menyorotkan rasa takut , dan benci luar biasa pada Tole .
>>>

Setelah selesai dengan hajatnya Tole pun pergi , dengan sekali loncatan , tubuhnya terbang , menembus atap kamar Dewi .

Bunyi keras , dan hamburan genting berjatuhan di kamar tidur Dewi .

Ayah dan ibunya pun tergopoh gopoh , menghampiri anaknya , yang terbaring lemah di atas ranjang dengan tubuh bugil, anus dan alat vitalnya mengeluarkan darah . Ibunya menjerit keras sambil memeluk putrinya .

Sebentarnya saja penduduk desa sudah ramai di depan rumah pak Trisno , kepala sekolah itu .Mereka bertanya tanya , apa yang terjadi .

Kejadian terulang lagi , dan korban menceritakan ciri ciri pelaku yang sama . Tole …. , Tole kembali dari kematian , dan menjadi monster menakutkan , yang mengancam seluruh desa itu .

>>>

” manusia apa yang bisa loncat , menembus atap rumah , lalu kabur..? ” tanya Kardi
” ehm , mana ada manusia yang bisa loncat tembus atap rumah …” jawab anak buah Kardi . ” ya , engak ada , mungkin mahluk jadi jadian ..” jawab yang lainnya lagi .

” gua gak mau tau mahluk apa , yang penting kita mesti bersatu , unutk menangkap mahluk itu , kita mesti berjaga jaga …” kata Kardi .

Desa itu menjadi , mencekam . seluruh penduduk mempesiapkan diri dengan bermacam macam senjata , berjaga jaga setiap malam . Masing masing penduduk menyalakan lampu obor di depan rumanya . Dijalan setiap lima meter pak Kardi memerintahkan anak buahnya unutk memasang lampu obor juga .

Sekarang suasana desa yang mencekam itu menjadi terang . Seluruh anak buah pak Kardi tak ada yang tidur , mereka terus menjaga jaga , di setiap sudut desa .Mereka terus berjaga setiap malam .

Semalam , dua malam , tiga malam telah lewat , desa itu aman aman saja , tak ada sosok monster atau mahluk pemerkosa itu .

Pencarian ke sekeliling desa hingga ke pinggir hutan , juga di lakukan tapi tak menemukan hasil . Untuk masuk ke dalam hutan tak seorang pun yang berani , karena hutan itu di percayai penduduk hutan angker , belum lagi banyaknya binatang buas dalam hutan itu .Mereka mulai putus asa , yang membuat pak Kardi semakin murka .

>>>

Obsesi balam dendam Tole , semakin mengeser , niatnya tak hanya balas dendam lagi , tapi menikmati tubuh tubuh gadis yang tak berdaya itu .

Hasratnya yang sekian lama terpendam , yang hanya bisa di salurkan lewat masturbasi , kini bisa di laksanakannya . Betepa Tole menjadi sangat terangsang mengingat Santi yang merintih rintih sewaktu dia memasukkan penis besarnya dan merobek selaput dara gadis itu . Atau tubuh Dewi yang mengejang , saat penisnya menusuk liang anus rapat milik Dewi .

Keadaan desa yang waspada itu menyulitkan gerak geriknya , Tole harus mencari akal bagaimana bisa menikmati tubuh gadis gadis yang lain .

Tole menunggu dan menunggu saat mereka mulai lelah dan lengah .

>>>

Penjagaan mulai mengendur setelah seminggu . Sebagian pasukan Kardi tak kuat lagi . mereka tidur secara bergantian .

Saat itu , saat yang tepat unutk Tole melakukan aksinya kembali .Setelah melompat lompat , lalu mendarat dan berjalan dengan mengendap endap , mengarah ke sebuah rumah , yang di huni oleh gadis cantik incarannya yang bernama Lilis .

Tapi Langkah Tole terhenti , dua anak buah Kardi memergokinya . Mereka mengeluarkan golok panjang siap menyerang . ” hei , berhenti loe , siapa loe..” ujar salah satunya . Tole membalikkan badannya , menatap dua orang itu . Dua orang itu yang meringkuk tubuh ibunya dulu , sebelum di lempar kejurang oleh Kardi .

Dendan Tole pun mendidih , belum sempat bodyguard itu menyerang , Tole sudah melompat , dan menerkam bodyguard itu memukul kepalanya dengan kuat . Dan sebuah pukulan keras mendarat di tubuh bodyguard yang lain , hingga mental beberapa meter dan tak bergerak lagi .

Tole pun meninggalkan dua orang itu begitu saja , dan terus menuju rumah sasarannya .
Dari pintu belakang rumah itu Tole perlahan merusak kuncinya . Dan masuk kerumah itu. Perlahan Tole memasuki sebuah kamar , yang isinya ayah si Lilis . Tole pindah ke mar kedua , dan mendapati Lilis terlelap di samping ibunya .

Tole menahan air liurnya , melihat rok Lilis yang tersingkap separuh badan , hingga terlihat paha , dan celana dalamnya . Tak mungkin memperkosa Lilis di kamarnya , karena ibunya tidur di sebelahnya . Maka Tole pun bergerak cepat , memeluk tubuh Lilis erat , lalu meloncat , menembus atap rumah bilik itu .CerpenSex

” IBU……. ” teriak Lilis , yang di bawa Tole . Dan ibunya pun terbangun lalu menjerit histeris .

>>>

Kardi kembali mengepalkan tangannya , dia benar benar murka , memaki maki seluruh anak buahnya . Apa lagi saat dia tahu , dua anak buah kepercayaanya tewas .

Berita di culiknya Lilis , segera merebak , Ibu Lilis terus menitikkan air mata , memikirkan nasib putrinya yang cantik itu .

” gila , ini benar benar gila , binatang itu berhasil menculik gadis di desa kita , sementara kita siap dan waspada ..” geram Kardi .

” kang Kardi , percuma marah marah , kita harus cari cara supaya bisa menangkap binatang itu ..” kata anak buahnya . ” huh , eloe jangan omong doang , eloe tau caranya ..” bentak Kardi .

” eh saya belom kepikir caranya kang , tapi kita bisa kumpulin orang orang di balai desa , kita berunding , cari caranya , siapa tahu ada yang punya ide kang … ” jawab anak buah Kardi .

” hmmm …. ” geram Kardi dengan mata melotot .

” benar pak Kardi , saya memikirkan gimana kita buat jebakan , dan menjebak binatang itu ” usul kepala sekolah , yang anak gadisnya juga menjadi korban .

” jebakan macam apa pak Trisno ? ” tanya Kardi . ” itulah , kita perlu berkumpul di balai desa , dan membicarakannya , sebab menurut saya binatang jahanam ini hanya mengicar gadis gadis , jadi kita tahu apa maunya ..” jawab Kardi .

” hmmm , gimana yang lain …” tanya Kardi . ” ya ya .setuju . kita ke balai desa , dan kita berunding ..” jawab anak buahnya

” baiklah ..” kata Kardi .

Lalu dia memerintahkan anak buahnya unutk tetap berjaga jaga , dan sebagian ikut ke balai desa unutk merundingkan , cara cara menangkap Tole .

>>>

Setelah tubuh Lilis melayang layang , di bawa Tole , akhirnya mereka mendarat di tengah hutan itu . Lilis meronta , setelah Tole melepasnya , Lilis berusaha kabur .dia berlari .

” huaa… ha ha…. , mau kemana loe , ini di tengah hutan mau mampus loe di makan uler…” kata Tole semabil tertawa tawa .

Lilis yang berusaha untuk lari , pun bingung , hendak ke arah mana , sekeliling mereka gelap , hanya sinar bulan , yang remang remang , menerangi hutan itu . Lilis terpaku , berpikir keras kemana harus menyelamatkan diri .

Tole , hanya tersenyum , membayangkan daging nikmat itu akan segara di nikmatinya .
Beberapa buah obor di nyalakan Tole , sehingga tempat itu menjadi terang . Tampak bale bambu yang lusuh itu , dan beberapa tiang bambu yang tertanam di tanah itu .

Tole membentaknya keras ” kemari loe , duduk di sini … atau gua bunuh loe … .” ” Jangan jangan sakiti , saya ” kata Lilis memelas . ” kemari , duduk disini …” bentak Tole sangar , sambil memerintah Lilis unutk duduk di bale bambu itu .

Lilis berjalan gemetar , lalu perlahan duduk di bale itu , ” jangan sakiti saya , ampun … ” . Betapa wajah gadis itu menampakkan rasa ngeri , melihat wajah seram Tole .
” ha ha ha .. , tentu , gua tidak akan menyakit eloe , gua cuma ingin bersenang senang dengan eloe .. yang penting eloe nurut sama gua… ngerti gak loe ” kata Tole menyeringai . Sambil terisak Lilis mengangguk .

Tole menatap gadis itu , dari wajahnya Tole pun dapat melihat rasa takut yang mendalam di dirinya . ” ini baru asik….. ” guman Tole dalam hati . ” sekarang ,gua mau eloe duduk ngongkong gua mau lihat celana dalam eloe…” . ” ihhh… ja jangan… saya ma .. malu” Lilis pun merapatkan kedua Kakinya.

Tanpa bicara , tiba tiba , Tole Tole menampar pipi gadis itu , ” Aduh sakit …. ” kata Lilis , sambil memegang pipinya yang terasa panas itu . ” Kalau eloe tidak menurut eloe akan merasa lebih sakit lagi ” ancam Tole ganas . ” ampun ampun , jangan pukul , sa saya nu nurut … , saya menurut…” katanya ketakutan .

Lilis lalu melebarkan kedua pahanya . Tole tersenyum penuh birahi , melihat celana dalamnya yang berwarna merah . ” bagus , buka lebih lebar …. ” kata Tole sambil menjilat bibirnya sendiri .

” eh ….” Lilis tampak ragu . ” Cepat , jangan sampai gua menyiksa eloe….” Bentak Tole keras . Lilis pun membuka selebar mungkin ke dua kakinya . Tole tersenyum , ” bagus .. indah sekali …”

Tole menghapiri Lilis , tubuh gadis itu gemetar .. ” ah… ” jeritnya pelan , saat jari Tole menyentuh selangkangan celana dalamnya , Lalu kedua kakinya menutup .

” plakkk …” sebuah tamparan mendarat lagi di pipinya , ” sapa suruh eloe tutup kaki eloe …” bentak Tole , Lilis pun kembali membuka lebar kakinya .

” dengar yah , gua akan menampar eloe setiap kali eloe berbuat salah , ngerti loe …” ancam Tole , Lilis hanya bisa mengangguk .

Tole mendekati wajahnya , lalu menjulurkan lidahnya , dan menjilat wajah Lilis . Rasa jijik , menyelimuti Lilis , bau busuk dari mulut Tole , membuatnya mual .

Jari Tole pun memainkan selangkangan celana dalam Lilis , jarinya menekan nekan selangkangan celana dalamnya . Lilis hanya pasrah , mengigit bibirnya , menerima perlakuan tidak senonoh yang di lakukan Tole .

Beberapa saat setelah itu , Tole berkata ” sekarang buka baju eloe ” .
Lilis menatap wajah seram Tole yang sangar , dia seperti meminta belas kasihan . Tole tersenyum , lalu membentakanya keras ” cepat lakukan , atau gua gampar loe ..”

Mau tak mau , suka tak suka Lilis pun menuruti kemauan Tole . Lilis membuka kaos t shirtnya , lalu roknya . Tole tersenyum sambil memperhatikan lekuk lekuk tubuhnya yang indah . ” cepat buka BH eloe , gua mau lihat t*t* eloe … ” bentak Tole .

Tangan Lilis ke bali punggunya , dan melepas kait tali surganya . Dari pelupuk matanya mengalir air matanya yang bening . Tole menahan air liurnya melihat Buah dadanya yang ranum itu , dan putingnya yang kecil kemerahan .

Tangan Tole menyentuh buah dada montok itu , membuat tubuh Lilis mengelijing .
” ah , jang……” ucapan Lilis terputus , karena satu tamparan singgah di pipinya .
” dengar yah , tubuh eloe milik gua …” bentak Tole . ” ampunnn ..maaf ..ampun…” iba Lilis .

Lidah Tole pun menjulur , menjilati buah dada Lilis , tubuh Lilis mengelijing , rasa jijik, dan bau tak sedap bercampur . Tapi apa daya .

Saat Tole menyedot keras puting susunya , tubuh gadis malang itu pun mengejang , rasa sakit pun mendera buah dadanya . Apa lagi saat Tole mengigit putting susunya yang imut , jeritan keras Lilis terdengar .

” bagaimana , nikmat ya …” ujar Tole sambil tersenyum . Lilis mengeleng , sambil terisak ” ampun ..sakit….” . ” plakk . ..” satu tamparan buat Lilis lagi , ” bodoh , seharusnya eloe bilang nikmat , guoblok…” bentak Tole . tubuh lilis bergidik , ketakutan . ” ampun … iya nikmat nikmat ..enak…” katanya dengan suara bergetar .

” nah begitu , sekarang buka celana dalam eloe …” perintah Lilis . Walau wajahnya tampak ketakutan , tapi sorot mata Lilis , memandang Tole lain . Perlahan dia melepas celana dalamnya .

” bagus bagus guman Tole , dan melihat vagina Lilis , yang mulai di tumbuhi bulu bulu halus .

Tole memegang paha mulusnya , membukanya lebar lebar , melihat vagina perawan gadis itu , Klitorisnya yang imut dengan liangnya yang rapat , yang akan di cicipi Tole . Hidung Tole pun mengendus endus , menciumi vagina itu . Aroma perawannya semakin membuat Tole nafsu .

Tole membuka bibir vaginanya yang dengan dua jarinya, dan melihat lebih jelas lobang vaginanya yang rapat , dengan secuil daging kecil yang merangsang , Tole pun langsung menjilati klitorisnya nya .

Tubuh Lilis menglijing ” ihhhh …ih…” erangnya pelan . ” kenapa , enak ya ..” ujar Tole . Lilis diam .
Tole terus saja menjilati vagina Lilis , Sambil terus Tole menjilati klitorisnya , lobang vaginanya dimainkan dengan jari . Lilis diam , hanya tubuhnya yang mengelijing , matanya terpejam sambil mengigit bibirnya . Entah apa yang ada dalam dirinya . Yang jelas terlihat vaginannya mengeluarkan lendir , karena vaginannya di mainkan Tole .

Tole diam sesaat , lalu berujar ” Lilis , eloe suka di jilatin m*m*knya …” . Spontan Lilis menjawab ” suka suka ….” . Tole mengecitkan dahinya , seakan tak percaya jawaban Lilis . ” yang bener loe ….” . Lilis membuka matanya , ” eh… eh.. ya .. saya suka Tole “.

” eloe kenal dengan gua ….” Tanya Tole . ” walau kamu berubah jadi mahluk aneh , saya tahu , itu kamu , dan saya yakin , walau dalam tubuh yang aneh , masih ada jiwa kamu yang baik …” jawab Lilis .

” hmmm , eloe mau coba merayu gua , biar gua lepaskan …” kata Tole . ” Tole , kamu lupa, kamu pernah menolong saya …” kata Lilis . Tole mengenyitkan dahinya .

” saat itu ada tiga orang anak cowok , merebut buka carita yang baru saya pinjam di perpustakaan , lalu mereka mengoda saya , dan merebut buku saya , kamu yang saat itu sedang ,mencari rumput tiba tiba muncul , memarahi anak itu , mereka melepas saya , dan kamu yang di pukuli ..” kata Lilis , mengingatkan memori yang ada di otak Tole .

Tole tertegun , benar , saat itu dirinya menjadi bual bualan anak anak itu . Dia di pukuli hingga terjatuh di pematang sawah . Lalu beberapa ekor katak melompati di tubuhnya seakan akan melindung tubuhnya . Dan anak anak yang bersih itu , menjadi jijik , den meninggalkan Tole .

” Tole , kamu anak yang baik , kenapa melakukan kejahatan seperti ini …” tanya Lilis. ” gua dendam , gua dendam … ” jawabnya keras .

” Tole , ibu kamu pernah bilang jangan belas dendam , terima saja hinaan orang , balas dendam tak akan menyelesaikan masalah , hanya akan membuat masalah baru …” kata Lilis .

” ha… dari mana eloe tahu itu , dari mana ..” tanya Tole . Saya pernah dengar ibu kamu menasehati kamu ” jawab Lilis . ” oh , jadi eloe suka mencuri dengar percakapan orang yah ..”

” Tole ibu kamu itu baik , baik sekali …” kata Lilis . ” ya , dia memang baik ” .
” kamu juga baik Tole , kenapa kenapa kamu berubah , kenapa kamu bisa berubah jadi monster …” tanya Lilis.

Tole diam menatap Lilis , dia menarik nafas , lalu menceritakan kejadian yang menimpa dirinya hingga tubuhnya memiliki kekuatan , seperti ini .

” jadi kamu , bisa berubah , seperti dulu , dan bisa langsung menjadi monster , kalau kamu emosi …” tanya Lilis . ” yah , tapi gua sudah bisa mengatur emosi gua , jadi gua bisa berubah , tanpa harus emosi , kapan saja gua mau berubah , gua akan berubah ..” jawab Tole .

” Tole berubahlah kewajud kamu seperti dulu , saya ingin melihatnya ..” pinta Lilis .

Tole menatap Lilis , lalu tubuhnya mengecil , kakinya pendek sebelah , menjadi wujud aslinya , yang selalu di hina orang .

Lilis tersenyum , ” Tole saya lebih suka kamu seperti ini . Tole diam menatap Lilis .

Di wajah Lilis tak tampak lagi rasa takut .

” Lilis , sudahlah , pakai kembali pakaian kamu , saya akan bawa kamu balik ke desa ..” kata Tole .

” kenapa , kamu selalu menghindar dari saya ..” tanya Lilis .
” menghindar ? maksud kamu ..” tanya Tole .

” dua hari , setelah kamu menolong saya , saya mencari kamu , saat kamu melihat saya , kamu pergi dengan membawa dua ekor kambing kamu itu …” kata Lilis .

” oh , saya .. saya tak tahu kamu mencari saya , semua orang , jika dekat saya, pasti menghina saya , saya lebih baik menghindar…” jawab Tole . Lilis menarik nafasnya .

” tak ada orang yang mau dekat dengan saya , saya bau , saya buruk rupa , saya cacat …” kata Tole .

” Tole , ada kecantikkan yang tak terlihat dari luar , ada orang ganteng , tapi hatinya cacat , apa itu lebih baik dari kamu ? ” tanya Lilis .

Tole diam , dia membuang badannya menghindari Lilis , dia menitikkan air mata .

Lilis mendekati Tole , ” Lilis , jangan mendekat ..” . ” Tole , tak ada salahnya menangis , itu artinya kamu masih punya hati , kamu masih punya perasaan , kamu bukan monster…” kata Lilis .

” terima kasih Lilis , kamu sudah menolong saya , memperbaiki jalan hidup saya ..” kata Tole .

Tiba tiba tubuh Tole berubah kembali , dia memeluk Lilis , dan melompat tinggi membawanya lebih dalam ke tengah hutan itu .

>>>

Matahari , sudah mulai meninggi , dan ditengah hutan itu mulai menjadi terang .

” Lilis ini makam ibu saya ….” Kata Tole langsung bersujud di depan pusara ibunya , Lilis pun ikut bersujud .

” ibu yang baik , tabah menghadapi segala cobaan ..” ujar Lilis .

Lilis melihat sekeliling tempat itu . ” Saya tinggal di gua itu ” kata Tole , menunjuk sebuah gua kecil di bawah kaki gunung di hutan itu . ” Tole jadi selama ini kamu tinggal disini …” tanya Lilis .

” yah , saya tinggal di sini , jika lapar , ada sungai yang penuh dengan ikan , dan hutan yang baik ini menyediakan buah buahan yang segar…” kata Tole .

Lilis berjalan menuju sungai dekat goa itu “sungai yang jernih , airnya dingin yah …” kata Lilis . Tole pun berjalan menghapiri Lilis , dengan langkah yang timpang .

” kamu mandi di sini …. ” tanya Lilis . Tole mengelengkan kepalanya , ” tidak pernah , saya tak penah mandi ” . ” kenapa ..” tanya Lilis . ” saya tak mau , ikan itu menjadi bau , kotor , saya juga takut ikan itu jijik dengan saya ” jawab Tole .

Lilis tiba tiba mendorong tubuh Tole , masuk ke sungai itu , lalu Lilis pun terjun ke sungai itu . ” anak nakal , kamu harus mandi ” kata Lilis .

Lalu Lilis , mengosok tubuh Tole , membersihkan dirinya . Tole tertegun ” Lilis kamu mau jadi teman saya ..” tanya Tole . ” tentu asal kamu janji tak akan berbuat jahat lagi , lupakan dendam , dan jangan berubah jadi monster lagi ..” jawab Lilis .
” ya..ya, saya janji , saya janji… ” jawab Tole .

Siang itu , mereka pun bercanda dengan riang , Tole seakan mendapatkan hidupnya kembali . Mereka seperti beuty and the beast , yang sedang di mabuk asmara .

>>>
Saat mata hari mulai tengelam , Tole membuat api ungun , mereka duduk rapat berdua .” Tole dingin …” kata Lilis . Tole memeluk tubuh Lilis , lalu menciumnya .
Walau bibir Tole sumbing , dan giginya tak teratur , Lilis tetap membalas ciumannya.

” Lilis kamu sungguh tak jijik dengan saya …” tanya Tole . ” ehm ..tidak lagi , kamu kan sudah mandi tadi ..” jawab Lilis . Lalu Tole pun menciumnya kembali , ciuman lembut dengan perasaan yang mendalam ..

Mereka pun bercumbu hingga keduanya dalam birahi . Lilis lalu melepas seluruh pakaiannya . dan Lilis berbaring , sambil membuka lebar kakinya ” Tole , jilatin dong..” pinta Lilis . Tole pun menjilati vagina Lilis yang sudah berlendir itu . Tubuh Lilis menegang , bukan karena takut , tapi karena birahi .

” ahhh.. Tole …enak ..ah..” erang Lilis . Tole terus mengelitik klitoris Lilis yang semakin membesar karena birahinya . Liang vagina Lilis terasa berdenyut , memompa keluar cairan birahinya , siap unutk tahap selanjutnya .

Tubuh Lilis , terus menikmati jilatan lidah Tole , pada vagiannya , mata Lilis terpejam , rasa geli , gatal dan nikmat , menyatu di vaginannya . Rasa aneh yang baru dia rasakan . Tubuhnya mengejang , ” aghhh……Tole ..enak ..” desahnya . Lalu tubuhnya mengejet , Lilis pun puas menadapat orgasmenya .

Tole semakin nafsu , lalu membuka pakaiannya , penisnya mencuat , ukuran penis yang normal , tidak sebesar penis monsternya .

Tole mengarahkan penisnya ke vagina Lilis . Lilis pun memejamkan matanya , siap menerima penis Tole .

” AHHHHHHH….. Sakitttt…. Pelan pelan Tole ” jeritnya . ” Tole pun dengan lembut menekan masuk penisnya ke liang nikmat Lilis . Perlahan tapi pasti penis Tole bergerak keluar masuk . ” ssshhhh…ashhhh… Tole …. ” erang Lilis .

Tole dengan penuh kemanusiaan menyetubuhi Lilis , tangannya pun memainkan putting susu Lilis, dengan lembut ,unutk memberikan kenikmatan ektra .

Lilis terus mendesah desah , merasakan nikmat , walau rasa pedih masih terasa .

Tole terus memompanya , Tole pun benar benar nafsu , Sesaat tubuhnya kejang , lalu lemas . Vagina Lilis pun penuh dengan spermanya , perlahan Tole menarik penisnya . dan terlihat , lobang vagina Lilis yang merekah dan merah . Sperma Tole pun menyusul keluar , bersama darah perawan Lilis .

Kedua anak manusia itu puas dalam mendayung birahi . Unutk beberapa saat mereka masih bercumbu ringan .

” Lilis , saya mencintai kamu ” kata Tole . Lilis tersenyum ” sama Tole ” .
” Lilis , saya antar kamu yah , jangan buat ibukamu kawatir ..” kata Tole .

” iya , tapi besok malam kita ketemu lagi kan ..” tanya Lilis .
” ya , saya akan jemput kamu . di rumah kamu .. ” jawab Tole . ” Tole janji ya , jangan memperkosa gadis lain ..” kata Lilis .

” saya janji , saya hanya akan memperkosa kamu saja ..” jawab tole . Lilis pun mencubit Tole dengan mesra ..

Saat hari hampir subuh , Tole berubah menjadi monster. Memeluk tubuh Lilis , lalu melompat , hingga tiba di desa itu , mengantar Lilis , lalu Lilis pun berjalan pulang ke rumahnya .

>>>

Penduduk desa kembali gempar saat melihat Lilis pulang dengan selamat . Ibunya bersuka cita memeluk anak gadisnya .

Kardi pun heran melihat kondisi Lilis yang sehat , tanpa terluka . Lalu menginterogasi Lilis . Lilis menceritkan bahwa mahluk yang di takuti sebenar itu Tole. Lilis bercerita dengan Polos .

” Tole berjanji tidak akan , menculik gadis lagi , jadi biarkan dia jangan di buru lagi ..” kata Lilis .

” jadi kamu bersekutu dengan monster itu ..” tanya Kardi . ” tidak ,saya tidak bersekutu , dia bukan monster , dai manusia biasa , yang cacat , bapak yang memusuhinya , bahkan tega membunuh ibunya …” kata Lilis .

” apa kamu bilang. …” bentak pak Kardi , hendak menampar Lilis , tapi ibunya memeluknya , ” maaf kan Lilis pak Kardi , dia masih kecil salah bicara , maaf maaf ..” iba ibunya .

” sudahlah , ayo bubar ….” teriak pak Kardi . penduduk desa itu pun bubar .

>>>

Pak Kardi , saya dapet ide , gimana menaklukkan si Tole . kata Trisno . Kardi menatap wajah kepala sekolah itu . ” kita gunakan Lilis sebagai umpan ..” kata Kardi .

” ha.. ha ..ha… , bapak bisa mambaca pikiran saya ..” kata Trisno . ” anak gadis kita jadi korban si Tole , apapun yang tejadi , berapapun uangnnya ,kita harus bunuh si Tole ” kata Kardi ” saya setuju …” jawab Trisno .

” dengar , gua minta sama eloe orang awasi gerak gerik si Lilis , dia pasti punya hubungan dengan Tole , ngerti loe orang..” kata Kardi pada anak buahnya .
” ngerti ” jawab mereka berbarengan .

>>>

Jam dua belas malam , saat udara semakin dingin , bayangan monster Tole melompat dan melayang hingga ke rumah Lilis . Lilis yang memang sudah menunggu kekasihnya , siap menerimannya . Tubuh Lilis pun di peluk Tole , lalu Mereka meloncat , dari atap rumah yang satu ke atap rumah yang lain , tujuan mereka ke pinggir Hutan itu .

Beberapa pasang mata , anak buah Kardi menyaksikan dengan jelas , mengikuti mereka hingga kepinggir hutan itu . Tapi mereka tak berani mengikuti lebih jauh . mereka pun menunggu di pinggir hutan itu .

>>>

Setibanya di pinggir hutan itu , monster itu berubah menjadi Tole , lalu dua anak manusia itu saling berpandangan, mereka seperti sepangsang kekasih yang haus sex . Mereka berciuman , mata Lilis terpejam , lidah mereka pun berkaitan . Tak ada suara lain , hanya deru nafas mereka yang memburu .

Gadis cantik itu di cumbui manusia cacat , yang buruk rupa , tapi tak masalah bagi Lilis , vaginannya mulai mengeluarkan lendir lendir birahi . Tangan Tole pun meluncur kebawah , menyingkap daster yang di kenakan Lilis , dan meraba raba paha mulus gadis itu .

Sambil berdiri , Lilis melebarkan kakinya , seakan meminta Tole memainkan vaginanya . ” ahhh…assshh….. Tole di situ ya .. ahh enak …” erang Lilis , menikmati sentuhan lembut di selangkangan celana dalam hitamnya yang membasah .

” ohh .. ahhh ..Tole beri aku kenikmatan …” pintannya . Jari Tole pn bergerak lebih lanjut , menyelinap di balik celana dalam hitam gadis itu , jarinya menyentuh kiltoris Lilis , yang semakin membuat gadis itu gatal .

Jari Tole terus menari nari , di seputar vagina Lilis , tubuh Lilis , tegang , dan terus mendesah desah dalam kenikmatan . Udara malam yang dingin , tak terasa oleh permainan panas mereka . Jari Tole lincah , mengesek klitoris Lilis yang membesar . Lendir terus membasahi vaginanya .

” ahh Tole , enak banget , gatel ..itunya gatel banget….” Desah Lilis , yang semakin membuat Tole nafsu . Tak beberapa lama , tubuh Lilis menegang , jari Tole berkerja lebih cepat . ” ahhhh …enak sekali …..” erang Lilis , dengan tubuhnya yang mengejet beberapa kali , lalu tubuhnya lemas dalam pelukan Tole .

Baca Juga Cerita Panas Lainnya Di Winda Terbalut Guna – Guna

Mereka berciuman lagi , lidah mereka seakan akan menempel erat , ” ahhhh…. Tole ..ahh …” erang Lilis tiba tiba , saat penis tegak Tole , menyelinap di balik celana hitan Lilis , dan masuk ke vaginannya .

” Tole ahhh ..jahat , masukin koq gak permisi …ahh… ahhh…Tole …” erang Lilis , memeluk tubuh Tole . Tole diam sebentar , karena Lilis memeluk erat tubuhnya sehingga sulit bergerak . Setelah pelukan Lilis mengendur , Tole melepas pakaian Lilis , buah dada montok Lilis , langsung terlihat , karena Lilis tak memakai bra .

Lidah Tole menjilati putting susu Lilis , tubuh Lilis mengelijing ” aaa shhhh …ahhhhh asshhh ” desahnya . Penis Tole pun bergerak , lincah menusuk nusuk liang vagina Lilis , membuat gadis itu kenikmatan .

Nafsu Lilis kembali meningkat setelah tadi orgasme . Tole pun terus menikmati jepitan erat vagina Lilis , bergoyang lembut , membuat penisnya bergerak lancar , keluar masuk vagina Lilis .

Beberapa saat berlalu , Tole mempercepat gerakkannya . ” Ahh Tole , enak enak … terus ..” erang Lilis . Gerakkan Tole semakin cepat , tiba tiba , Lilis memeluk erat tubuh Tole , lalu tubuhnya kejang , mengejet ejet dalam pelukan Tole . Tole pun tak tinggal diam , nafsunya sudah di ujung penis . Beberapa kali tusukkan penisnya , sperma Tole pun muncrat dalam liang vagina Lilis.

Keduanya lemas lalu mereka berciuman ” oh Lilis , nikmat sekali ..” ujar Tole .
Setelah itu mereka bercengkrama .

Tepat sebelum matahari muncul Tole mengantar Lilis kembali ke desanya .
Dan Tole kembali ke guanya .

>>>

Langkah Lilis terhenti , saat Kardi berteriak ” bertenti ….” . Dua buah anak buahnya memengang tangan Lilis dengan erat .

” dari mana loe .. abis pacaran sama monster ..” umpat Kardi . ” dia Tole , bukan monster , dan hak saya mau pacaran sama siapapun ..” jawab Lilis .

” oh , sayang sekali , cantik cantik pacaran sama monster …” kata Kardi , lalu meraba dada Lilis . ” ahh banjingan , kamu lebih dari monster…” umpat Lilis . ” ha ha ha … ” Kardi tertawa , lalu tangannya menyelinap di balik daster Lilis , meraba selangkangan celana dalamnya . Dahinya mengeyit , merasakan basah di selangkangan celana dalam itu .

Jarinyanya pun menyelinap masuk , dan merasakan lendir di vagina Lilis , tubuh Lilis mengelijing , ” binatang , monster kamu ..” umpatnya . Jari Kardi mencolok , vagina ABG , yang pantas jadi anaknya itu .

Lalu mencabut jarinya , ” gua yakin ini P*ju si monster ..” katanya , sambil memperlihatkan jarinya yang basah itu di depan wajah Lilis . Kedua anak buahnya tertawa tawa .

Jari itu kemudian , di masukan dengan paksa ke mulut Lilis , Lilis meronta dan mengigit jari Kardi , satu tamparan di terima Lilis , hingga hadis itu tersungkur , bibirnya pun berdarah . Dua anak buahnya tertawa tawa .

” he , eloe bedua , gua kasih hadiah , eloe boleh cobain m*m*k tuh anak ..” kata Kardi . ” benar nih bos …” kata mereka . ” ya , eloe boleh en*o*in tuh anak , sebelum dia kita jadiin umpan buat nangkep monster itu ” kata Kardi .

Malang bagi Lilis , tubuhnya di seret ke sebuah rumah kosong , di pinggir desa . Di atas sebuah meja , tubuhnya di baringkan , kedua tangannya di ikat , begitu juga kakinya , hingga membentuk huruf X .

” sekarang saya baru tahu jelas , mana yang monster mana yang bukan …” ujar Lilis dengan terisak .

” robek bajunya ….” bentak Kardi . Anak buah kardi langsung merobek dasternya hingga tubuh Lilis hanya mengenakan celana dalam hitamnya saja .

Kardi menghampiri tubuh gadis malang itu , meremas buah dadanya dengan keras ” Aghhhh ..sakit … ” erang Lilis . Lalu Kardi mencubit putting susunya menariknya sehingga Lilis semakin menderita . ” dengar yah , gua akan masukin k*nt*l gua ke mulut eloe , kalau eloe macem macem , gua jamin pentil t*t* eloe putus ..” ancam Kardi , lalu memasukkan penis besarnya ke mulut Lilis .

Penis Kardi pun masuk ke mulut Lilis , Lilis hanya pasrah membuka mulutnya membiarkan penis besar itu mengesek rongga mulutnya . ” eh eloe bedua , mainin tubuhnya ..” perintah Kardi .

Dua anak buahnya ,langsung meraba tubuh Lilis , satu orang menjilati , dan meremas remas buah dadanya . Yang lain memainkan vaginanya . Celana dalam hitamnya di robek , lalu jari anak buah Kardi itu mencolok colok lobang hangat vaginannya .

Tangan Lilis mengepal erat , tubuhnya meronta dalam ikatan . Semantara Kardi menikmati mulut Lilis , dengan terus mengocok penisnya dalam mulut Lilis .

Unutk beberapa saat Kardi menikmati mulut Lilis , hingga tak kuat lagi , spermanya muncrat di mulut Lilis , lalu dengan capat , Kardi pindah den melepas sebagian spermanya di vagina Lilis . Lilis pun merasakan sperma Kardi yang amis itu .

” eh eloe , sekarang loe jilat m*m*knya …” perintah Kardi kepada dua anak buahnya. Anak buah saling pandang ” kenapa eloe , jijik sama p*ju gua …” tanya Kardi .

Anak buah Kardi pun tak bisa apa apa , mengikuti kemauan bosnya , lidahnya menjulur , dan menjilati vagina Lilis , yang belepotan sperma bosnya itu . ” ha ha ha … ya bagus…” ujar bosnya .

Lilis mengigit bibirnya , dia meronta ronta , matanya terpejam . dua buah lidah secara bergatian menjilati vaginannya . Sedikit demi sedikit rasa nikmat menghapiri dirinya . Birahinya meningkat , bibirnya mengatup erat tak mau mendesah . tapi bulir bulir , carian vaginanya mulai merembes keluar .

Kardi perlahan meraba perut Lilis , menekan kebawah hingga ke bukit vaginanya , gerakkannya seperti memijat , yang di lakukkan terus menerus .Sedang dua lidah terus bergatian menyapu vaginanya . ” shhhh ..shhhh ..,.” terdengar desah Lilis , yang tak bisa di tahannya . Kardi tersenyum .

Tak beberapa , tubuhnya tampak mengejang , tangan Kardi menekan bagian bawah perutnya , tiba tiba Lilis , menjerit ” ahhhh …….” . Tanpa di sadari , air seninya muncrat , membasahi wajah dua orang anak buah Kardi yang tengah menjilati vaginanya . Tubuhnya mengejet beberapa kali .

” ha .. ha.. ha.. bagaimana Lilis , enak kan , permainan sex gua lebih enakkan di banding si monster..” ujar Kardi . ” di dia ..Tole ..buk bukan Monster …” jawab Lilis , dengan nafasnya yang memburu .

” ha ha ha , suka suka eloe omong , ayo , buka celana eloe , e*t*tin nih anak ..” kata Kardi . Dengan cepat anak buah Kardi membuka celana , sambil memegang batang penisnya yang hitam dan besar itu , anak buah Kardi memasukan ujung penisnya ke vagina Lilis .

” ahhhh …… ” erang Lilis , ketika penis itu masuk ke dalam liang vaginannya . Lalu penis itu bergerak keluar masuk vagina Lilis , tubuh Lilis mengelitat geliat , ” ahhh… ahhh…” Lilis mengerang . Walau tubuhnya menolak , tapi birahi Lilis tak bisa di tahan. Kardi menghampiri Lilis , membelai rambutnya ” gimana sayang , nikmatkan ..” .

Lilis tak menjawab , dia hanya mendesah desah saja .

Sepuluh menit , penis itu bergerak liar di dalam vaginanya , membuat Lilis kembali oragasme . Begitu juga anak buah Kardi , yang melepas spermanya .

” oke , ganti eloe ..” tunjuk Kardi pada anak buahnya yang lain .

Penis yang lain , mulai masuk ke dalam vagina Lilis . Lilis kembali mendesah , tubuhnya kembali mengelijing . Penis itu terus bergerak keluar masuk , nafas anak buah Kardi itu menderu dalam nafsu .

Dua kali Lilis di buatnya orgasme . Hingga penis itu menembakkan semua isinya dalam vagina Lilis . Tubuh Lilis lemas , tak bergerak .

Mereka pun membiarkan tubuh Lilis terikat di atas meja itu .

” jaga tuh anak , entar malam kita bawa dia ke tengah desa , buat umpan monster itu ..” kata Kardi .

>>>

Di balai desa Kardi berpidato , menyebarkan isu , bahwa Lilis , telah bersekutu dengan monster Tole . Kardi memprovokasi penduduk desa agar memusuhi keluarga Lilis , mereka berbondong bondong , kerumah Lilis , menangkap ibu dan ayahnya .

Tepat di tengah desa mereka menancapkan sebuah tiang kayu besar , lalu di sekeliling tiang itu di gali lubang sedalam satu meter . Batang bambu yang telah di runcingkan , di tancapakan ke dalam lubang itu .
Berpuluh puluh batang bambu runcing siap melukai tubuh monster Tole .
Di atas lubang itu di tutup dengan kayu lapuk , dan dedaunan .

” maonster itu pasti terperosok saat hendak menolong si Lilis ” guman Trisno .
” hua ha ha …. Bagus bagus ..” sambut Kardi .

Tepat jam 9.00 malam tubuh Lilis , di bawa, dan di ikut di tiang itu , tubuhnya yang bugil , harus menahan malu , dan angin malam yang dingin .

” ayo masing masing ke posisinya , diam jangan bersuara , jika saya bilang serang , kita serang mahluk itu ramai ramai …” kata Kardi .

” pak Trisno , ini senapan berburu saya , ambil buat jaga jaga , kalau monster itu datang jangan ragu , tembak …” kata Kardi , menyerahkan sepucuk senapan itu .

Kardi pun bersembunyi , di temani senapannya , begitu juga Trisno . Sementara anak buahnya sudah siap unutk mengepung Tole , dengan bermacam macam senjata . Penduduk desa pun ikut delam keramaian itu , dengan bambu runcingnya siap unutk di lontarkan .CerpenSex.com

Mereka menunggu dan menunggu . Tubuh Lilis semakin lemah , menahan dingin angin malam itu tanpa sehelai benang pun yang menpel di tubuh cantiknya itu .

>>>

Tepat tengah malam sosok Tole muncul , dan dia menjadi murka melihat keadaan Lilis . ” Lilis …. ” teriaknya . ” To ..Tole stop jangan mendekat , ini jebakkan , mereka akan membunuh kamu , pergi ..pergi …” teriak Lilis .

Tole melihat kesekelilingnya , tak ada orang , tapi tanpa di ketahui Tole banyak mata menatapnya siap menyerangnya .

Tole melangkah dengan pelan , mendekati Lilis , “kreek ” bunya kayu laupk yang patah . Tole cepat mundur , lalu dia melompat , ke atas tiang , dengan kuku runcingnya tali yang mengikat tangan Lilis terlepas . Dan Tole memeluk tubuh Lilis , lalu melompat menjauhi lobang jebakan itu .

” Tole , ayo kita pergi saja ….” Kata Lilis . Tapi tiba tiba ” dorr …” letusan senapan yang di tembakkan Kardi , membuat Tole menjerit keras , peluru itu bersarang di punggungnya .

Tole tak tinggal diam , dia berbalik , melompat , lalu menyerang Kardi dengan sekali sabetan . Kuku Tole yang runcing , merobek dada Kardi , hingga dia tersungkur , bersimbah darah .

” serang … ” teriak Trisno , sambil meletuskan senjatanya . Sebuah peluru , kembali bersarang di tubuh Tole . Tole pun melompat menyerang Trisno , hingga Trisno terkapar .

” Tole , sudah cukup ,kita pergi saja , jangan membunuh lagi …” kata Lilis .CerpenSex

” bunuh perempuan itu ..bunuh..bunuh ….” teriak warga desa itu .

Tiba tiba seseorang dengan tombak panjang , menyerang Lilis , Tombak tajam itu terhunus ke arah Lilis . Tapi Tole segera bergerak , dia menghalangi tombak itu , tubuhnya menjadi tameng . Tombak itu menembus dada Tole , lalu mengenai dada Lilis .

” ahhhhh…… Tole ….” Erang Lilis kesakitan . Tole memukul penyerang itu hingga terpental beberapa meter . Tole segera melepas tombak yang tertancap di tubuhnya Darah segar keluar dari dadanya , karena luka terbuka dari tombak itu cukup lebar.

Tole menghampiri orang itu , ” To ..Tole … sudah .. ” Lilis menghampiri Tole , sambil memangang dadanya yang terus mengucurkan darah segar .

” Tole , lihat saya , lihat saya …” kata Lilis . Tole melihat wajah Lilis yang pucat itu . ” ayo kita pergi , bawa saya ke goa .. sudahlan Tole , ini memang sudah menjadi nasib kita , ayo Tole ” kata Lilis .

Mata Tole menatap orang orang di sana ” dengar , kalian semua binatang , kalian telah melukai Lilis , saya akan kembali , saya akan menuntut balas …” .

Tole memeluk tubuh Lilis , lalu dia melompat , melompat dan melompat , hilang di telan kegelapan malam.

>>>

” Tole saya dingin , dingin sekali ….” Kata Lilis , wajahnya terlihat pucat . Tole pun memeluk tubuh Lilis . Darah terus keluar dari dadanya . Tole mencium Lilis ” tahan ya , saya akan cari obat buat kamu …” .

” Tole , tak usah , temanin saya , saya lelah , saya ingin tidur …” kata Lilis .
Pelupuk mata Lilis berair , matanya terpejam , nafasnya terasa berat . Tak lama Lilis terlelap dalam tidur yang panjang .

Tole menjerit keras , membuat burung burung yang tertidur di hutan berterbangan .

Dia membaringkan tubuh Lilis di samping pusara ibunya . Lalu dia pun berbaring di samping Lilis . Perlahan Tole merubah wujudnya . Saat itu tubuhnya kembali manjadi wujud asli Tole .

Rasa sakit pun semakin mendera , dari luka lubang pelurunya , semakin banyak mengeluarkan darah , begitu juga luka dari tombak itu .

Tubuh Tole terasa semakin dingin , tatapan matanya menjadi gelap , dan gelap

End